Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Setelah kasus dugaan korupsi dana proyek drainase, dimana dananya bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD) di Desa Karangbendo, KecamatanTekung, disoal warga, karena proses penanganannya dinilai abal-abal oleh Kejaksaan Negeri Lumajang, kini giliran kasus serupa yang ada di Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang Kurniawan Agung Prabowo saat dikonfirmasi
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang Kurniawan Agung Prabowo saat dikonfirmasi
Kepala Desa Gedangmas dilaporkan ke kejaksaan Negeri Lumajang oleh warga karena diduga melakukan penyimpangan dana bedah rumah, BKK, proyek pipanisasi, dana pembinaan Gerbang Mas, Dana proyek pengerasan jalan juga dana pembangunan kantor Desa.

Abdul Mukit pemerhati kasus korupsi Lumajang dikonfirmasi sejumlah awak media, Sabtu (20/7) menuturkan, kasus yang terjadi di Desa Karangbendo Kecamatan Tekung dan kasus yang terjadi di Desa Gedangmas Kecamatan Randuagung yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Lumajang nasibnya sama, tidak ada kejelasan. Pertama kasus dilaporkan warga, gebrakannya luar biasa.

Diduga masuk angin, tiba-tiba kasus tersebut tidak ada kabar lagi dan hilang bagai ditelan bumi. “Saya bersama warga yakin ada oknum Kejaksaan yang bermain alias dikondisikan. Makanya saya minta Pak Kajari segera memerintahkan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan kembali terhadap dugaan 2 kasus korupsi itu. Masak hingga saat ini dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Jika tidak direspon positif oleh Kejaksaan Negeri Lumajang, Abdul Mukit menyampaikan dirinya bersama warga akan mengadukan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur juga kejaksaan Agung di Jakarta. “Saya yakin jika hal ini diadukan ke kejaksaan Agung akan mendapat respon positif. Jika Tim dari Kejaksaan Agung atau Kejaksaan Tinggi semuanya akan jadi repot, utamanya terhadap karir. Lihat saja perkembangannya Mas,” ucapnya.

Menyikapi tudingan warga tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, Teuku Muzafar, SH, MH melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang, Kurniawan Agung Prabowo, SH. menyatakan kalau kasus pengaduan masyarakat yang masuk ke kejaksaan akan terus diproses. Saat ditanya sejauh manakah penanganan atas kasus ini, Kasi Intel Kejari Kurniawan Agung Prabowo lagi-lagi menyatakan kalau dirinya tidak boleh membeberkan info apapun kepada publik, “Maaf, untuk hasil kami tidak bisa sampaikan karena itu dilarang dalam aturannya mas,” jawabnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: