Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Para pecinta alam kembali akan melakukan aksi bersih-bersih Ranu Pane yang terletak di Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Minggu (29/7). Bukan hanya dari Lumajang, ratusan pecinta alam dari luar daerah akan ikut serta dalam kegiatan ini.

Kondisi Ranu Pane
Kondisi Ranu Pane
Koordinator kegiatan, Angga Digdayana menyampaikan, banyak peserta yang sudah mendaftarkan diri. Sementara ada 120 orang lebih. Mereka juga bukan hanya dari komunitas pecinta alam saja, namun dari lintas komunitas lain. Seperti otomotif, juga atas nama sekolah dan instansi.

“Ada juga yang mendaftar atas nama pribadi,” kata pria asal Malang ini, Jumat (27/7).

Beberapa bulan sebelumnya, kegiatan serupa juga sudah digelar. Namun memang aksi bersih-bersih ini tidak bisa dilakukan sekali saja. Tumbuhan liar yang menutupi danau tersebut, sangat banyak. Perlu dibersihkan secara berkala, agar keindahannya kembali.

Menurut Angga, saat ini, kondisi Ranu Pane memang sudah mendingan dibandingkan saat dulu. Dimana saat itu hampir seluruh permukaan danau tertutupi tumbuhan liar. Tak hanya itu, kondisi Ranu Pane juga memburuk karena adanya sedimentasi.

“Saat ini, permukaan yang tertutupi kira-kira tersisa 35 persen,” ungkapnya pada Memo Timur.

Dalam melaksanakan aksi positif tersebut, dirinya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) selaku pemangku wilayah. “Kita sudah berkoordinasi dengan TNBTS, dan petugas dari sana juga berencana akan ikut bersih-bersih juga,” ucapnya.

Angga menambahkan, langkah bersih-bersih ini harus diambil lantaran kondisi Ranu Pane yang tidak bisa dibiarkan. “Bila dibiarkan, dalam 20 tahun Ranu Pane bisa lenyap,” ujarnya. Ia juga mengajak kepada siapapun untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: