Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lumajang terus mematangkan persiapan untuk menuju Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) Jawa Timur ke-VI Tahun 2019. Target yang dipasang dalam Porprov tahun depan adalah bisa masuk di 10 besar perolehan medali.

Rapat Anggota KONI di Pendopo
Rapat Anggota KONI di Pendopo
Kutua KONI, H. Ngateman menyampaikan, sejauh ini sejumlah persiapan sudah dilakukan. Diantaranya ada pemusatan latihan bagi para atlet yang akan berlaga nantinya. Penjaringan atlet berprestasi yang belum terkoordinir juga aka dilakukan.

“Target kita masuk sepuluh besar. Kalau kita kerja keras bisa masuk di urutan 6, 7, atau 8. Kembali lagi yang terpenting kita sudah ikhtiar dan berdoa. Namun Allah yang menentukan,” kata Ngateman pada sejumlah wartawan usai Rapat Koordinasi KONI di Pendopo, Kamis (12/7).

Semua cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di Porprov nanti menurutnya memiliki peluang untuk meraih medali. Namun memang ada sejumlah cabor yang paling potensial untuk diandalkan mendulang medali emas.

“Hampir semua potensial, tetapi Taekwondo bisa kemungkinan besar mendapat enam medali emas,” katanya.

Antisipasi permasalahan adanya atlet berprestasi yang akan pindah ke daerah lain, sudah mulai dilakukan saat ini. Diantaranya dengan melakukan penandatanganan perjanjian dengan atlet maupun orangtua agar tidak pindah ke tempat lain.

“Kalau ada yang pindah daerah berarti jiwa patriotisme seorang olahragawan untuk daerah tidak maksimal. Seperti piala dunia, dimanapun mereka bermain akan kembali ke negaranya,” jelasnya.

Untuk mensukseskan misi di Porprov nantinya, Ngateman juga ingin Pemkab Lumajang bisa mendukung penuh. Baik secara moril maupun material. “Pemkab memang bukan eksekutor, tetapi harus memberikan fasilitas baik itu sarana dan prasarana,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: