Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Tim Reserse Mobile Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang, kembali meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor komplotan Sanapi Cs. Satu dari dua pelaku tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena dinilai membahayakan petugas juga khawatir melarikan diri.

Pelaku saat diamankan
Pelaku saat diamankan
Dua pelaku itu adalah Piping Sendi Widodo bin Sholeh (19), warga Dusun Sekar Putih Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono dan Jumaatin (53), warga Desa Uranggantung, Kecamatan yang sama. Piping Sendi Widodo ditangkap di rumah kakaknya yang terletak di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian.

“Piping ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh Tim Resmob, karena membahayakan juga khawatir melarikan diri saat pengembangan kasusnya dilakukan. Sedang Jumaatin ditangkap di rumahnya,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara kepada Memo Timur, Minggu (22/7).

Barang Bukti yang berhasil diamankan dari Piping berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Vega hasil pencurian di area parkir Cafe Enjoy, 1 unit sepeda motor Honda Beat hasil pencurian di lokasi lain dan 1 buah kaos lengan panjang yang dibeli dari uang hasil pencurian di Cafe Enjoy pada Jumat (13/7), sekitar pukul 20.00 WIB yang lalu.

Sedang dari tangan Jumaatin diamankan sebuah Gerinda yang digunakan untuk menghapus nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor hasil curian yang dibelinya dan seperangkat alat kunci untuk membongkar sepeda motor hasil curian yang dibeli dari komplotan Sanapi Cs. “Piping berperan sebagai pemetik juga menjual motor hasil curian komplotannya itu. Jumaatin sebagai penadah motor curian,” ujarnya.

Saat diinterogasi oleh penyidik, Piping mengaku jika sebelumnya dirinya bersama komplotannya pernah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa tempat, diantaranya 2 kali melakukan pencurian sepeda motor jenis Yamaha Vega dan GL di area parkir Cafe Enjoy hasilnya dijual kepada Jumaatin.

1 kali beraksi di Desa Klampokarum Kecamatan Tekung berhasil membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio GT warna merah putih dijual ke Jumaatin. 2 kali di Desa Grati Kecamatan Sumbersuko berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Supra 125 dan Yamaha Vega New juga dijual kepada Jumaatin. “Pekakunya hanya Puping dan Holis,” katanya.

Piping juga mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di tempat lain yakni di depan Taman Makam Pahlawan jalan Ahmad Yani sebelah Stadion Semeru dan di jalan Semeru Bayeman wilayah Kecamatan Kota. Di dua tempat itu pelakunya adalah Piping dan Holis berhasil membawa kabur 2 sepeda motor Yamaha Vega. Juga sama oleh pelaku dijual ke Jumaatin.

Aksi pencurian sepeda motor yang ke 8 Piping mengajak Rofik beraksi di wilayah Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko berhasil menyabet sepeda Yamaha Vega. Aksi pencurian yang ke 9 Piping juga mengajak Rofik beraksi di sekitar pasar Desa Kecamatan Candipuro berhasil mencuri Yamaha Vega dan aksi ke 10 Piping bersama Rofik beraksi di wilayah Desa Bodang, Kecamatn Padang juga mendapatkan sepeda motor Yamaha Vega.

Pencurian yang terakhir yakni yang ke 11 Piping bersana Rofik dan Holis beraksi di wilayah Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian berhasil menggasak sepeda Motor GL. “Keterangan Piping, semua sepeda motor hasil curiannya itu dijual kepada Jumaatin dengan harga bervariasi melihat kondisi motornya,” ungkap Catur.

Masih Paur Subbag Humas, sesuai dengan data yang diperoleh dari Sat Reskrim, komplotan pelaku pencurian sepeda motor Sanapi Cs beranggotakan 7 orang termasuk seorang pelaku yang berperan sebagai penadah motor curian. Sanapi, M. Rifal Adifianto ditangkap Tim Resmob minggu kemarin, Piping Sendi Widodo dan Jumaatin ditangkap kemarin sore.

“Holis, Rofik dan satu orang lagi masih diburu oleh Tim Resmob. Ketiganya juga sudah ditetapkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh penyidik Sat Reskrim. Dipastikan tidak lama lagi tergaet Mas,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: