Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Sejumlah fasilitas taman dan di beberapa titik kembali dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Kondisi ini sudah dilaporkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang kepada Bupati, Drs. H. As’at Malik.

Salah satu fasilitas di Alun-Alun yang rusak
Salah satu fasilitas di Alun-Alun yang rusak
Informasi dari DLH, sejumlah aksi pengerusakan yang terjadi belakangan ini diantaranya di Alun-Alun, taman perbatasan kabupaten, serta beberapa taman lainnya. Tidak hanya taman, sejumlah fasilitas keindahan kota juga tak luput dari tangan-tangan jahil.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Lumajang, Yuli Haris menyampaikan, untuk di Alun-Alun, diantaranya yang dirusak adalah lampu taman di seputaran pohon beringin. Tidak hanya dirusak, lampu juga diambil.

Fasilitas lainnya yang dijahili adalah patung arca yang berada di Alun-Alun sebelah utara. Patung yang sudah dibangun sekitar tahun 1900 itu dicacati. “Di bagian hidungnya dikasih semen. Infonya orang gila yang melakukan itu,” kata Yuli pada Memo Timur. Masih di Alun-Alun, tulisan ‘Play Ground’ di taman bermain juga sudah mulai rusak.

Kemudian banyak bunga taman di beberapa titik, kata Yuli sudah tidak terhitung jumlahnya yang rusak. Ada yang sengaja dirusak dengan cara diinjak dan ada pula yang diambil. “Bunga-bunga di beberapa taman ada yang hilang,” ungkapnya.

Belum lagi fasilitas keindahan lainnya seperti di Jembatan Pelangi. Lampu-lampu yang ada di sana kembali dicuri. “Bukan hanya lampu, kabelnya juga sengaja diberedel. Sehingga menyalanya tidak sempurna lagi,” terang Yuli.

Dengan kondisi ini, pihaknya sudah melaporkan ke bupati. Sementara DLH bersama dengan jajaran terkait lainnya, sudah melakukan koordinasi untuk tindak lanjut berikutnya agar kejadian serupa tidak kembali sering terjadi.

“Termasuk dengan jajaran Satpol PP, karena ini merupakan aset kabupaten,” jelasnya.

Terakhir, Yuli berharap tingkat kesadaran masyarakat bisa ditingkatkan untuk bisa punya rasa memiliki, sehingga ikut menjaga aset yang ada. “Karena ini dibangun untuk masyarakat. Masyarakat juga harus menjaga,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: