Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Harga telur kembali naik. Saat ini sudah di angka Rp 30 ribu perkilogram. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab melonjaknya harga. Salah satunya adalah ada indikasi permainan harga dan orang tertentu.

Hisbullah Huda, salah satu pengusaha ayam petelur asal Sukodono saat dikonfirmasi, dia sepintas mengaku ada permainan harga. “Bisa itu permainan harga pasar jelang idul kurban,” katanya.

Namun, dia mengakui jika siklus tahunan itu jauh lebih parah tahun ini. tahun lalu tidak sampai tembus di angka Rp 20 ribu. Sekarang gila-gilaan. Sudah beranjak diharga Rp 30 ribu di pasaran. Kalau ambil di pengusaha mungkin masih Rp 27 sampai Rp 28 ribuan perkilo.

Dia mengaku, memang tidak sedikit pengusaha ayam petelur di Lumajang. Tempeh dan Ranuyoso. Di Ranuyoso kelas besar. Sementara di Pulo, Tempeh juga menjamur. Namun, di Lumajang masih disuplai oleh pengusaha telur Malang kawasan timur dan selatan. Ada juga yang dari Pasuruan.

Ketika alasan siklus sulit diterima, Ia mengaku ada permainan pasar. Sebab, para pengusaha begitu kompaknya. “Kalau harga mahal seperti sekarang, pengusaha kecil sekalipun bisa tertawa,” ujar lelaki yang menggeluti usahanya sepuluh tahunan lalu ini.

Sementara itu, drh Nurul Pratiwi, Bidang Peternakan Dinas Pertanian Lumajang menilai bukan pada permainan harga. “Bukan permainan harga sih. Tapi bisa juga dampak dari kenaikan harga BBM. BBM naik, biaya transport naik. Harga akomodasi dan utamanya pakan juga naik,” ujarnya.

Namun, dia menilai harga di Lumajang masih lumayan. Sebab, hari ini dia melihat ada penurunan. Sebelumnya sempat tembus Rp 30 ribu. “Tadi sudah turun berkisar Rp 26 ribuan,” ujarnya.

Kedua, selain pakan yang menyebabkan telur naik, ada juga faktor lain. Yakni pada produksi telur yang secara umum memang turun. Menurunnya karena peremajaan ayam petelur yang kurang. “Jadi sudah melewati masa puncak produksi tapi ayam petelur belum diganti,” terangnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: