Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Ditetapkan secara resmi sebagai Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lumajang terpilih, Thoriqul Haq-Indah Amperawati bicara banyak tentang rencana tatanan pemerintahan kedepan. Karena itu menjadi fokus utama saat mereka sudah mulai dilantik. Pembenahan sektor reformasi birokrasi akan dilakukan di 100 hari pertama. Thoriq dan Indah menegaskan, agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa bekerja sebaik-baiknya di bawah kepemimpinannya.

Paslon Terpilih Thoriqul Haq - Indah Amperawati
Paslon Terpilih Thoriqul Haq - Indah Amperawati
“ASN harus ikut ritme kerja kami. Yakni harus kerja keras melayani masyarakat,” kata Thoriqul Haq saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Paslon Terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lumajang yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, Rabu (25/7), di Gedung Sujono.

Karena kedepan dirinya ingin di Pemeritahan Kabupaten Lumajang harus ada perbaikan pelayanan pada masyarakat. Pelayanan harus merata dan tidak pandang bulu. “Harus jadi pemerintahan yang dekat dengan rakyatnya bukan jauh. Kita bertekad mengemban amanah ini dengan baik,” kata dia.

Thoriq menegaskan, sikap dan perilaku ASN juga harus dijaga. Baik itu sesama ASN ataupun ke masyarakat. Demi lancarnya pemerintahan. “Tidak boleh ada ASN yang mengintimidasi sesama ASN untuk hal-hal yang tidak baik,” ujar dia.

Di kesempatan yang sama, Indah menyampaikan, dirinya bersama Thoriq telah berkomitmen memimpin dengan hati. Untuk itu pola pikir ASN menurutnya juga harus diubah. “Tidak ada istilah pejabat tetapi pelayan masyarakat. Tidak ada lagi pejabat yang sombong,” ujarnya.

Khusus untuk camat, nantinya wajib tinggal di wilayah tugasnya. Termasuk anak istrinya juga sebisa mungkin tinggal di sana. “Tidak ada lagi camat yang alergi berdomisili di wilayah tugasnya. Anaknya harus sekolah di sana juga. Seperti di Pronojowo nanti, warga sana bangga anak camat sekolah di sana,” ucapnya.

Hal ini juga akan dicontohkan oleh Thoriq dan Indah. Anaknya yang berada di luar daerah akan disekolahkan di Lumajang. “Contohnya nanti Cak Thoriq, anaknya di Surabaya akan disekolahkan di Lumajang,” kata Indah.

Indah juga secara tegas mengungkapkan, barangsiapa ASN yang tidak mau ikut ritme kerja dirinya bersama Thoriq, bisa digantikan dengan yang lainnya. “Nanti kalau tidak mau akan diganti dengan yang lainnya,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: