Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Tim Sukses Pasangan Nomor Urut Dua kecewa dengan hasil putusan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lumajang soal kasus dugaan politik uang. Seperti diketahui, Panwaslu tidak menindaklanjuti laporan dugaan politik uang yang terjadi di Desa Jatimulyo dan Desa Jatigono Kecamatan Kunir.

Timses Paslon Dua kembali mendatangi Panwaslu
Timses Paslon Dua kembali mendatangi Panwaslu
Seperti pengumuman yang sudah dikeluarkan Panwaslu, laporan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan tidak memenuhi syarat formil dan materiil sebagai pelanggaran pemilu.

Ketua Timses Paslon Dua, H. Sholikin bersama dengan kuasa hukumnya, Mahmud SH kembali mendatangi Kantor Sekretariat Panwaslu, Minggu (1/7). Karena mereka tidak puas dan kecewa dengan putusan tersebut, sehingga meminta keterangan lebih lanjut dari Panwaslu.

“Kami kecewa, beberapa hari lalu melalui Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Lumajang, Amin Sobari, berjanji akan menindak lanjuti kasus ini,” kata Solikhin.

Sementara Mahmud, SH menyayangkan dengan keputusan tersebut. Karena dugaan politik uang tersebut tertangkap tangan di dua desa tersebut. Menurutnya, syarat formil itu sudah lengkap, karena pelapornya ada, identitasnya ada, yang dilaporkan juga ada, identitasnya jelas.

“Ini namanya syarat formil. Bahkan dimungkinkan adanya saksi mahkota dalam kasus ini. Kemudian syarat materiil berupa uang dan stiker ada. Begini kok disebut tidak memenuhi syarat. Lalu dimana kurangnya,” ucap Mahmud. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: