Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang, Drs. Abdul Majid, MM menyatakan ada sekitar 140 koperasi yang saat ini sudah dibubarkan atau dicabut izinnya. Ada sejumlah alasan, kenapa koperasi tersebut terpaksa dibubarkan.
Gedung Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang yang baru diresmikan
Gedung Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang yang baru diresmikan
“Sejauh ini kita sudah membubarkan 140 koperasi karena tidak aktif. Koperasi dikatakan tidak aktif karena tidak bisa melayani anggota. Seperti simpan pinjam dan melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan),” katanya pada Memo Timur.

Selain jumlah diatas, sebenarnya masih ada 192 koperasi yang tidak aktif dari 654 koperasi yang ada saat ini. Karena untuk membubarkan koperasi yang tidak aktif, tidak bisa dilakukan secara langsung. Ada sejumlah pertimbangan sebelum diputuskan.

“Ada 654 koperasi saat ini, yang aktif 462 koperasi. Koperasi yang tiga tahun berturut-turut tidak melaksanakan RAT bisa dibubarkan sesuai undang-undang,” ujarnya.

Pertimbangan untuk membubarkan koperasi yang tidak aktif diantaranya adalah, apakah koperasi tersebut masih memiliki tanggungan dengan anggota atau pihak ketiga. Jika masih ada, tentunya tidak bisa dibubarkan dulu, harus diselesaikan tanggungan tersebut.

“Kita lihat kondisinya, kalau masih punya hutang dengan pihak ketiga. Punya hutang dengn bank, dengan pemerintah, dandana program tidak bisa dibubarkan dulu,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: