Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Para Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) atau yang lebih dikenal sebagai ‘Pak Mudin’ mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lumajang, Senin (20/8). Mereka mendatangi Kemenag untuk menanyakan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) yang tak kunjung mereka terima.

Para Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) mendatangi Kantor Kemenag
Para Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) mendatangi Kantor Kemenag
Seperti diketahui, ada 29 P3N yang sebelumnya pada 2013 sudah dinyatakan sebagai CPNS. Namun hingga 2018, atau sudah 6 tahun lamanya mereka masih belum menerima SK CPNS tersebut.

Mereka akhirnya ramai-ramai mendatangi Kemenag karena selain SK CPNS tidak keluar, kabar perekrutan tersebut hingga kini belum jelas. Padahal mereka sudah dinyatakan lolos dalam pemberkasan CPNS tahun 2013 silam.

Keterangan dari pihak Kemenag Lumajang, alasan tidak keluarnya SK CPNS masih belum diketahui secara pasti. Karena yang mengeluarkan SK adalah dari Kemenag Pusat. Sedangkan di daerah lainnya, SK CPNS ada yang sudah keluar.

Untuk mendapat keterangan lebih lanjut, akhirnya perwakilan P3N diberangkatkan ke Kemenag Pusat. “Kita sudah serahkan semua berkas. Dan hari ini kita lepas perwakilan P3N dari Lumajang untuk berangkat ke Jakarta,” kata Kepala Kemenag Lumajang, Muhammad.

Saat pemberkasan ada 50 P3N yang berstatus honorer ikut mendaftar. Namun tidak semuanya lolos. Hanya 29 diantaranya yang lolos. Perwakilan P3N siap datang ke Jakarta untuk memperjuangkan nasib mereka.

“Kami datang ke Kemenag untuk menanyakan SK CPNS kita yang hingga kini belum turun,” ujar Agus Sutiyono, salah satu P3N. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: