Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Sial, itulah yang dialami oleh Idris (20), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono. Saat asik menikmati kopi yang dipesannya di sebuah warung, tiba-tiba didatangi oleh Imam (20), warga Dusun Pondok Telo, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung. Entah apa masalahnya keduanya terlibat cekcok mulut, kemudian membacokkan celurit yang dihunus ke badan korban.

Kondisi Korban saat dirawat di RSUD dr. Haryoto
Kondisi Korban saat dirawat di RSUD dr. Haryoto
Akibat tebasan pelaku, korban terluka pada bagian pinggang dan salah satu jari tangannya. Beruntung, korban berhasil melarikan diri minta bantuan warga. Melihat korban berdarah-darah warga pun terus membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto. Kini korban masih menjalani rawat inap.

Sedang pelaku langsung melarikan diri. “Pelaku kenal dengan korban. Saat ini masih dalam pencarian Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang,” ucap Kaur Bin Ops Sat Reskrim, Iptu Hariyanto, SH., MH., mendampingi Kasat Reskrim, AKP Hasran., SH.,M.Hum kepada Memo Timur, Jum,at (10/8).

Pembacokan terjadi pada Kamis (9/8), sekitar pukul 23.30 WIB, korban berada di sebuah warung kopi yang terletak di sekitar Stadion Semeru. Tak lama kemudian datang 7 pemuda, salah satunya adalah Imam, langsung mencari korban. Setelah bertemu, pelaku marah-marah hingga keduanya terlibat cekcok mulut.

Mungkin kata Hariyanto, pelaku emosi membuat gelap mata lalu nekat menganiaya korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Kasus ini sudah ditangani oleh Sat Reskrim dipastikan Imam selaku terlapor tidak lama lagi tertangkap. Sekarang masih diburu oleh Tim Resmob. “Motifnya apa, kami belum tahu. Kami masih fokus mencari persembunyian pelaku,” tegasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: