Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang secara resmi telah mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS). Nampaknya, ada 43 bakal caleg yang sebelumnya ikut mendaftar, dicoret dari pencalonan karena tidak dapat memenuhi persaratan.

Penandatanganan DCS
Penandatanganan DCS
Informasi dari KPU Lumajang, dari 593 bacaleg yang sebelumnya mendaftar, ada 550 orang yang memenuhi syarat (MS) dan sisanya 43 orang tidak memenuhi syarat (TMS). Pengumuman ini juga telah disampaikan dan disetujui oleh semua pihak partai politik (parpol).

Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah menyebutkan alasan kenapa 43 orang itu dicoret dari bursa perebutan kursi DPRD Lumajang periode 2019-2024 adalah karena yang bersangkutan tidak mampu memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan.

“Rata-rata tidak memenuhi berkas persyartan,” katanya pada Memo Timur, Minggu (12/8).

Bahkan diketahui ada satu parpol yang semuanya bacalegnya harus dicoret. Yakni Partai Keadlian dan Pesatuan Indonesia (PKPI). Semua bacaleg yang berjumlah 15 orang gugur karena tidak ada yang memenuhi berkas persyaratan.

“Jadi 550 MS dari 15 parpol. PKPI tidak lakukan perbaikan,” ujar Mudawiyah.

Dari pengumuman DCS ini, tidak semua parpol mampu memenuhi daftar caleg di semua daerah pilih (dapil). Ada sejumlah parpol yang tidak memiliki caleg di dapil-dapil tertentu. Karena jumlah bacaleg yang didaftarkan sebelumnya juga terbatas.

KPU Lumajang telah mempublikasikan DCS ini di kantor KPU dan juga situs resmi KPU Lumajang. Selanjutnya masyarakat bisa memberikan tanggapan terkait DCS ini. Jika ada kemungkinan adanya caleg yang meragukan.

“Bisa ke kantor KPU juga, ada kontak saran di sana. Silahan kasih identitas nama dan alamat. Kalau perlu ada KTP. Tapi nanti kita rahasiakan identitasnya,” ujarnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: