Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-73 Tahun, Pemkab Lumajang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Disopora) menggelar sejumlah perlombaan olahraga tradisional. Salah satunya adalah dagongan, yang diikuti oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pertandingan final dagongan di Pemkab Lumajang
Dalam perlombaan ini, antar OPD harus saling adu kekuatan fisik dan strategi untuk dapat meraih kemenangan. Dagongan adalah permainan sekaligus olahraga tradisional yang mempergunakan bambu sebagai alat mengadu kekuatan untuk saling mendorong antar dua tim.

Dalam babak final yang digelar di Halaman Pemkab Lumajang, Kamis (9/8), berjalan begitu meriah. Karena bukan hanya perwakilan dari masing-masing OPD yang hadir. Para rekan kerjanya juga memadati lokasi untuk memberi dukungan.

Final dagongan putra mempertemukan tim Satpol PP melawan Dinas Perhubungan. Uniknya, para pendukung tidak hanya datang untuk bersorak-sorak memberi semangat. Mereka juga membawa drum untuk ditabuh sambil bernyanyi memberikan dukungan.

Dalam laga final ini berjalan dengan sengit. Kedua tim terlihat tidak mau kalah. Mereka mengeluarkan semua kekuatan yang dimiliki untuk saling mendorong bambu. Namun tim dari Satpol PP yang akhirnya keluar sebagai juara, dengan memenangni 2 set langsung.

Sementara di perebutan juara ketiga, didapat oleh tim dari Bagian Hukum. Mereka berhasil mengalahkan tim dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan.

Untuk laga final dagongan putri juga tidak kalah seru. Lagi-lagi tim dari Satpol PP berhasil masuk ke final dengan melawan tim Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). Meski tim putri, tenaga mereka juga tidak boleh diremehkan. Tidak kalah jauh dengan tim putra. Tenaga mereka juga kuat untuk mendorong bambu.

Namun untuk final ini, tim putri Satpol PP harus mengakui kekuatan dari BPKD. Mereka harus puas meraih gelar juara kedua. BPKD mampu meraih kemenangan di dua set langsung. Sementara untuk juara ketiga diraih tim Badan Pajak dan Retribusi Daerah setelah mengalahkan tim Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Pelaksana Tugas (Plt) Dispora sekaligus penanggungjawab kegiatan, Agus Budianto, S.STP menyampaikan, lomba ini digelar, selain untuk memeriahkan HUT RI juga melestarikan olahraga tradisional yang sudah jarang dimainkan oleh masyarakat.

Tidak hanya itu, lomba yang digelar sejatinya bukan untuk menciptakan persaingan antar OPD. Namun justru untuk merekatkan mereka dan belajar sportifitas. “Tujuannya juga untuk merekatkan para pegawai di lingkungan Pemkab Lumajang,” katanya.

Selain dagongan ada 3 olahraga tradisional lainnya yang diperlombakan. Diantaranya adalah gobak sodor, terompah, dan gebuk bantal. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: