Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Diperkirakan sekitar 50 peserta didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Yosowilangun, pada Selasa pagi (7/8) mengalami kesurupan. Akibat kejadian itu, semua peserta didik langsung di pulangkan. Informasinya, apabila tidak segera dipulangkan khawatir kejadian itu berimbas kepada peserta yang lain.

Foto SMP Negeri 1 Yosowilangun. (cho)
Foto SMP Negeri 1 Yosowilangun. (cho)
Hal ini diungkapkan oleh Mukti masyarakat yang berada di dekat sekolah tersebut. Menurutnya, kejadian kesurupan sendiri terjadi dua kali terhitung mulai Senin (6/8) pagi kemarin. "Sudah dua hari ini kejadian kesurupan. Kemarin, jumlahnya hanya sedikit. Pagi tadi yang paling banyak, hampir 50 lebih peserta didik. Penyebabnya juga dak tahu Pak,"tutur Mukti.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Yosowilangun Abu Saman saat dikonfirmasi Memo Timur menuturkan, kejadian kesurupan merupakan lagu lama dan pihak sekolah sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk dengan para tokoh agama dan masyarakat mencari solusinya dengan harapan kedepan kejadian kesurupan itu tidak terjadi lagi.

"Mungkin penghuni tanah sekolah ini mengamuk. Tapi, saya sudah koordinasi dengan semua pihak. Alhamdulillah banyak masukan sehingga ada solusinya dan InsyaAlloh kedepan kejadian kesurupan tidak terjadi lagi,"ungkapnya lagi.

Secara terpisah Kapolsek Yosowilangun Iptu Suhari, S.Pd saat dikonfirmasi Memo Timur via teleponnya, mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kesurupan yang terjadi di SMP Negeri Yosowilangun tersebut.

Namun, setelah dilakukan penelusuran ke sekolah, ternyata gerbang sekolah sudah tertutup dan semua peserta didik termasuk Dewan Guru sudah tidak ada di sekolah, kemungkinan dipulangkan lebih awal. “Biar kami akan urun rembuk untuk mencari solusi terkait kejadian itu,”katanya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: