Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Semeru FC Lumajang melakoni laga perdana putaran kedua Liga 2 Indonesia melawan Kalteng Putra di Stadion Semeru, Minggu (5/8) sore. Tiga pemain anyar langsung dijajal, namun sayang, The Lava kembali tumbang di kandang dengan skor 0-1 dari tim tamu. Kericuhan juga sempat terjadi di akhir laga, karena suporter yang kecewa dengan kepemimpinan wasit.
Kaca ruang ganti yang dipecahkan Pujiantoro. (fit)
Kaca ruang ganti yang dipecahkan Pujiantoro. (fit)
Meski bermain dihadapan pendukung sendiri, namun nampaknya tidak dimaksimalkan betul oleh anak-anak Semeru. Terbukti di babak pertama justru tim tamu yang unggul lebih dulu. Skor 0-1 untuk Kalteng Putra menutup babak pertama.

Di babak kedua Semeru FC berani tampil beda. Permainan menyerang dutunjukkan untuk mengimbangi skor. Berulang kali skema serangan dibangun. Tendangan ke gawang juga berhasil dilesatkan. Namun peluang yang tercipta belum terkorvensi menjadi gol.

Tiga pemain baru yang didatangkan di bursa tranfer kemarin, juga mendapat kesempatan unjuk gigi. Slamet Sampurno, Domingus Karewai, dan Dhanu Syahputra. Namun dewi fortuna tidak berpihak pada Semeru FC. Skor 0-1 untuk Kalteng Putra bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Di akhir laga kericuhan pecah. Wasit yang hendak masuk ke ruang ganti, dapat lemparan botol dari penonton. Karena kacewa dengan kepempinan wasit yang dinilai banyak merugikan Semeru FC. Pihak kepolisian pun harus mengamankan sang wasit ke ruang ganti hingga keluar stadion.

Kecewa berat dengan hasil pertandingan juga dirasakan kiper Semeru FC, Pujiantoro. Usai laga, Ia memecahkan kaca ruang ganti dengan kepalan tangannya. Alhasil darah bercucuran dari tangannya. Ia pun harus dilarikan ke rumah sakit.

Pelatih Semeru FC, Putut Wijanarko menegaskan, permainan sore itu sangat baik. Pemain bermain maksimal. Peluang juga banyak tercipta. "Sayang tidak bisa dikonfersi jadi gol," katanya usai laga.

Sementara tiga pemain yang baru bergabung juga dinilainya sudah tampil bagus. Tidak mengecewakan. Namun ada beberapa evaluasi lagi tentunya bagi ketiganya. "Butuh waktu untuk bisa padu bersama pemain lainnya," ujarnya.

Menanggapai kericuhan di akhir laga, menurutnya hal itu sebetulnya tidak perlu terjadi. "Usai pertandingan kita harus junjung tinggi sprotivitas. Kita harus intropeksi pada tim kita sendiri," ungkapnya.

Ia menambahkan, dirinya akan fokus ke pertandingan selanjutnya yang merupakan laga tandang melawan PSBS Biak. "Kita evaluasi pertandingan ini dan fokus untuk laga selanjutnya," pungkasnya.

Salahsatu penyerang andalan The Lava, Reza Mustofa juga bisa kembali tampil kali ini, usai beberapa pertandingan terakhir harus absen karena cidera. Namum sayang, pemain asli Lumajang ini masih belum bisa menunjukkan performa terbaiknya. Bahkan sebelum babak pertama berakhir, Ia sudah ditarik keluar oleh Pelatih Putut Wijanarko.

Selain itu, pemain baru yang juga asli Lumajang, Slamet Sampurno juga menjalani debutnya dengan dipercaya menjadi kapten menggantikan Reza Mustofa. Laga ini sebenarnya menjadi kesempatan bagi Semeru FC untuk membalas kekalahan saat bertandang ke Kalimantan sebelumnya, kala itu Kalteng Putra mampu unggul 3-1. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: