Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Setelah buron hampir 2 bulan lamanya, pelaku penganiayaan menggunakan sebilah celurit dan pisau terhadap istri sirrinya, akhirnya berhasil diringkus oleh petugas gabungan Polsek Klakah. Pelaku bernama Sinardi (45), warga Dusun Kidul Gunung, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, diringkus pada Jum'at (14/9), sekitar pukul 01.00 WIB.

Sinardi saat diintetogasi penyidik
Sinardi saat diintetogasi penyidik
“Sekarang pelaku sudah diamankan di rumah tahanan (Rutan) Polsek Klakah,” ungkap Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara kepada Memo Timur.

Aksi penganiayaan berat yang dialami Choirun Nisa (23), warga Dusun Krajan, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah, istri sirri pelaku terjadi di rumah korban pada Kamis (28/6), sekitar pukul 21.00 WIB, kala itu pelaku datang ke rumah korban lalu menuduh korban bermain asmara dengan pria lain.

Merasa tidak berbuat, korban membantah dan menjelaskan bahwa tuduhan itu tidak benar. Omongan korban tidak digubris lalu menganiaya korban menggunakan celurit dan pisau. Akibatnya kebrutalan pelaku, korban mengalami luka bacok pada dahi hingga dagu dan luka pada kepala bagian belakang.

Beruntung korban segera mendapat pertolongan warga. Karena kondisinya berdarah-darah, kemudian oleh warga korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang. “Kasus itu dilaporkan ke Polsek Klakah,” ungkapnya lagi.

Atas laporan korban itulah unit Reskrim Polsek Klakah langsung bergerak cepat mencari pelaku dan gagal mendapatkannya. Meski gagal, unit Reskrim Polsek Klakah tidak berputus asa dan terus melakukan pencarian. Pada Jum'at kemarin, unit Reskrim memperoleh informasi jika pelaku sedang bermain bilyard di wilayah Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah.

Tak mau kehilangan, petugas gabungan Polsek Klakah terus mendatangi lokasi bilyard, lalu menangkapnya. Pelaku terancam dijerat pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penganiayaan, dipidana hukuman penjara paling sedikit 5 tahun.

“Pelaku mengaku nekat melakukan hal itu kepada istri sirrinya, kata dia karena cemburu,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: