Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Ayam arab masih jarang dibudidaya secara besar oleh warga Lumajang. Namun saat ini, ada rencana untuk mulai fokus dilakukan budidaya ayam arab. Dan kecamatan Gucialit menjadi wilayah pertama untuk budidaya ayam tersebut oleh warga setempat.

Ayam arab
Ayam arab
Kepala Seksi Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Lumajang, Eko Sugeng Prasetyo menyampaikan, warga di sana sudah diberi wawasan mengenai tata cara budidaya ayam arab. Menurutnya, ayam arab merupakan tipe unggas petelur yang unggul karena kemampuannya berproduksi yang cukup tinggi.

“Selain mampu menghasilkan produksi telur yang cukup tinggi, ayam arab juga mampu menghasilkan kualitas daging yang cukup baik,” katanya saat menghadiri Workshop Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Tahun 2018, di Kedai Dingin Desa/Kecamatan Gucialit.

Lanjutnya, estimasi waktu pemeliharaan ayam arab cukup singkat, yakni sekitar 2-3 bulan dan pemberian pakan yang cukup. Ayam arab sudah mampu mencapai bobot badan maksimal. Jadi, masyarakat bisa tertarik membudidayakan ayam arab.

“Hal ini juga sebagai upaya memaksimalkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam sebagai pengembangan desa yang mandiri pangan oleh masyarakat,” pungkasnya. (*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: