Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Anggota DPR RI Drs. Ayub Khan, M.Si kembali menyambangi sejumlah Kampung Keluarga Berencana (KB) di Lumajang. Kedatangannya untuk melakukan sosialisasi mengenai pengembangan Kampung KB.

Anggota DPR RI Drs. Ayub Khan, M.Si. (fit)
Bersama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur, kali ini ada 4 Kampung KB yang menjadi jujugan pada 28-29 September 2018. Yakni Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono, Desa Pagoan Kecamatan Pasrujambe, serta Desa Banjarwaru dan Desa Denok Kecamatan Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IX itu menyampaikan mengenai pentingnya Program KB bagi masyarakat. Karena banyak manfaat yang didapat dan bukan hanya sekadar program untuk mengendalikan jumlah penduduk saja.

"KB ini bukan hanya soal alat kontrasepsi. Namun lebih pada menyiapkan keluarga sejahtera dan bahagia,” katanya.

Untuk memaksimalkan program di Lumajang, Ia meminta agar kader KB selalu aktif memantau masyarakat di wilayahnya. Bahkan jika ada masalah, bisa segera berkomunikasi dengan pihak desa, kecamatan, maupun kabupaten. Agar masalah tersebut bisa segera tertangani.

Namun Ayub Khan menegaskan, sebenarnya yang paling paham mengenai kondisi masyarakat di desa tentunya adalah Pemerintah Desa setempat. “Nah, desa adalah pemerintah paling depan harus tahu kondisi rakyatnya, jika ada masalah maka harus segera di komunikasikan," ujarnya.

Lanjutnya, dengan Program KB, kesejahteraan masyarakat bisa dilakukan melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, serta peningkatan kesejahteraan keluarga kecil.

"KB itu juga untuk mengatur tentang mempersiapkan berkeluarga, merencanakan punya anak hingga merawat dan mendidik anak," kata anggota Fraksi Demokrat itu.

Ayub Khan sebagai anggota DPR RI dari daerah pilih Jember-Lumajang akan mengawal terus Program KB di wilayahnya. "Karena Program KB adalah bagian yang terpadu dalam program pembangunan nasional dan bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan," jelasnya.

Namun, buka dirinya bersama BKKBN saja yang akan berjuang untuk menyukseskan program tersebut. Karena bicara KB itu luas, diantaranya untuk kesejahteraan, maka pemerintah juga berperan menyediakan lapangan kerja.

"Akan kita dorong terus, dengan cara melibatkan pihak-pihak lain. Harus ada keterlibatan instansi lain agar pertumbuhan laju penduduk yang masih tinggi ini dibarengi dengan perluasan lapangan kerja di semua sektor," pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: