Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Salah satu gebrakan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML adalah membebaskan biaya persalinan sesuai dengan janjinya saat kampanye. Program tersebut sudah mulai dijalankan. Jadi perlu dicatat, meskipun warga tidak memiliki Kartu BPJS dan sejenisnya, biaya persalinan tetap gratis.

Wabup melakukan koordinsai dengan rumah sakit di Lumajang
Wabup melakukan koordinsai dengan rumah sakit di Lumajang
Program Pemkab Lumajang ini sudah mulai berjalan sejak 25 September 2018 lalu. Ibu hamil bisa menjalani persalinan di rumah sakit, Puskesmas, dan jaringannya secara gratis. Syaratnya, hanya dengan memenuhi dokumen-dokumen yang sudah ditetapkan.

“Persyaratannya adalah melengkapi dokumen administrasi kependudukan dan kesehatan,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lumajang, dr. Rosyidah.

Syarat diantaranya adalah surat rujukan dari Puskesmas, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK). Ia menegaskan, bahwa program persalinan gratis ini juga berlaku bagi semua masyarakat, bukan hanya bagi warga kurang mampu. Atau yang belum mempunyai BPJS/JKN/KIS. Akan tetapi jenis pelayanan yang diberikan berupa persalinan saja.

Untuk masyarakat kurang mampu, syarat saat akan persalinan di rumah sakit adalah selain membawa surat rujukan dari Puskesmas, KTP, dan KK juga wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Ibu hamil yang bersalin akan mendapatkan fasilitas kesehatan kelas III.

“Sedangkan, bagi peserta BPJS, KIS, atau JKN yang melakukan proses persalinan di rumah sakit tetap dapat menggunakan kartunya untuk pelayanan atau pemeriksaan ibu hamil, pelayanan persalinan, pelayanan ibu nifas, dan perawatan bayi baru lahir,” jelasnya.

Rosyidah menambahkan, bahwa masyarakat kurang mampu dengan kondisinya diperkirakan bersalin secara normal bukan komplikasi, tetap melakukan proses bersalin di puskesmas dan jaringannya. Diharapkan dengan diluncurkannya program ini, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Lumajang akan mengalami penurunan. (*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: