Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Diduga sebagai pengedar obat keras berbahaya (Okerbaya) alias pil koplo, dua remaja asal Desa Tanggung, Kecamatan Padang, dibekuk tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang di rumah temannya, kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kedua pengedar saat diamankan
Kedua pengedar saat diamankan
Kedua pelaku itu bernama Izul Dwi Mahendra (19), dengan barang bukti berupa 1 buah tas kresek berisi 125 butir pil koplo berlogo Y, 1 buah Hand Phone merk Xiomi, rokok dan uang tunai. Pelaku kedua bernama Adi Ariston (21). Dari dia diamankan sebuah HP dan sejumlah uang.

Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH menuturkan penangkapan terhadap kedua pelaku bermula dari laporan warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan berhasil menangkap Izzul Dwi Mahendra, lengkap dengan barang bukti sedikitnya 125 butir pil.

Saat diinterogasi, Izzul mengaku dibeli dari temannya bernama Adi Ariston. Tanpa membuang waktu, Tim Opsnal Sat Resnarkoba terus mencari keberadaannya dan berhasil diamankan dan mengakui jika Izzul membeli pil koplo darinya. “Izzul Dwi Mahendra ditangkap di rumah temannya. Sedang Adi Ariston ditangkap di rumahnya,” ungkapnya.

Usai diperiksa oleh penyidik, kedua remaja itu langsung diamankan ke rumah tahanan Polres Lumajang. Perbuatannya dijerat pasal 197 sub 196 UURI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Dipidana hukuman penjara maksimal 10 tahun,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: