Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Enam calon legislatif (caleg) dari PKB gagal maju di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk perebutan kursi Anggota DPRD Lumajang. Nama mereka tidak masuk di Daftar Caleg Sementara (DCS) karena sudah mengundurkan diri.

Ketua DPC PKB Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin
Ketua DPC PKB Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin
Ketua DPC PKB Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin menyampaikan, keenamnya gagal maju karena harus mengundurkan diri. Sebab saat ini diantaranya masih tercatat sebagai perangkat desa dan pendamping desa.

“Yang mengundurkan diri ada di dapil 1, dapil 3, dan dapil 5,” katanya pada sejumlah wartawan, Jumat (21/9).

Dari enam yang gagal maju ini, hanya bisa diganti 3 diantaranya saja sebelum DCT diumumkan. Karena hanya caleg yang berstatus perangkat desa bisa diganti. Namun untuk pendamping desa tidak bisa diganti.

“Karena ada caleg dari perangkat desa, kemudian kita ganti karena dipersoalkan. Tapi yang pendamping desa tidak bisa diganti,” jelasnya.

Anang menambahkan, khusus di dapil 5 karena caleg perempuan yang mengundurkan, otomatis kalau tidak diganti akan berdampak pada jumlah minimal kuota caleg perempuan. “Jadi bisa digantikan, alhamdulillah gantinya artis, Eni KDI,” katanya.

Artinya, dengan adanya perubahan ini, caleg dari PKB berkurang 3 orang. Namun Anang menegaskan, hal itu tidak mempengaruhi target kursi yang telah dipasang sebelumnya. Yakni tetap 15 kursi.

“Kita punya strategi pemenangan,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: