Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Masyarakat Dusun Cuwono, Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, pada Jum'at (28/9), sekitar pukul 04.30 WIB, mendadak geger. Pasalnya, Ruksan (46), warga setempat ditemukan tewas terkapar di jalan dengan kondisi luka parah pada lehernya dan nyaris putus.

Petugas saat mengevakuasi mayat korban
Petugas saat mengevakuasi mayat korban
Kepala Desa Dadapan, Hardi ketika dikonfirmasi Memo Timur menuturkan, begitu memperoleh laporan warga, dirinya langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenarannya. Sesampai di lokasi sudah banyak warga dan benar apabila Ruksan sudah meninggal dunia.

Setelah melihat mayat korban tergeletak mandi darah, dirinya langsung menghubungi Polsek Gucialit. “Jika melihat lukanya, Ruksan dibunuh. Kejadian ini kami serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian agar segera terungkap,” katanya.

Ditanya bagaimana sikap dan prilaku korban di tengah masyarakat selama hidupnya, Hardi menyampaikan selama dirinya menjabat sebagai Kepala Desa, korban tidak pernah bermasalah dengan masyarakat dan baik-baik saja.

“Apakah korban selama hidupnya punya masalah dengan orang lain, kami tidak tahu,” jelas Hardi.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH., M.Hum kepada Memo Timur mengatakan, kasus ini sudah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim). Apabila melihat luka pada lehernya yang nyaris putus, kuat dugaan korban ini dibunuh. Siapa pembunuhnya dan apa motifnya, masih dalam penyelidikan.

“Dugaan sementara pembunuhan ini dilatar belakangi Asmara. Tapi masih kami dalami,”ungkap Hasran.

Pihaknya sudah mengantongi identitas seseorang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan. Saat ini masih dalam pengejaran Tim Reserse Mobile Sat Reskrim dibantu Polsek Gucialit.

Alhamdulillah, atas kecepatan penanganan kasus dan kekompakan anggota, sekitar pukul 12.15 WIB, pelaku berhasil diamankan di rumah warga. Pelaku berinisial S, tetangganya sendiri. Maaf belum bisa memberikan keterangan tambahan. Setelah selesai pemeriksaan, baru kami jelaskan semuanya,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: