Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Usai dilantik, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML membuat gebrakan-gebrakan baru yang berani. Baik itu gebrakan di tubuh birokrasi maupun di luar. Komisi A menyebut, gebrakan yang dilakukan di birokrasi, dapat menciptakan ketakutan baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua Komisi A DPRD Lumajang Drs. Nur Hidayati, M. Si
Selain gebrakan fenomenal dengan menutup Vision Vista dan tempat-tempat prostitusi, pembenahan reformasi birokrasi yang dilakukan juga menyita perhatian publik. Thoriq secara tegas meminta ASN bekerja lebih serius.

Inspeksi mendakak (sidak) dilakukan tiap hari ke Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Utamanya di kantor yang memberikan pelayanan langsung pada masyarakat. Untuk memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar maksimal.

"Langkah-langkah yang diambil bisa menciptakan sebuah ketakutan baru di OPD yang ada," kata Ketua Komisi A DPRD Lumajang Drs. Nur Hidayati, M.Si pada sejumlah wartawan, Kamis (27/9).

Thoriq diawal kepemimpinannya juga mengingatkan agar Kepala OPD tidak mementingkan jabatan, namun lebih fokus dengan kinerja. Karena orang-orang yang akan mendapat jabatan, bukan mereka yang dekat dengannya, melainkan atas nilai kinerja yang dilakukan.

Ketakutan yang tercipta itu bagikan dua sisi mata uang. Bisa memompa semangat ASN dalam bekerja, atau menurut Nur Hidayati, justru dapat mengganggu sinergitas. Adanya hambatan kerja kedepannya. Karena OPD juga bisa tertekan dan takut melangkah. Sehingga tidak bisa berkreasi dan membuat inovasi.

"Apalagi bagi ASN yang sebelumnya dinilai tidak netral," kata ketua komisi di bidang pemerintahan itu.

Ia memberikan pendapat, agar Thoriq menjadi pemimpin yang dapat merangkul semua pihak dan mengayominya. Karena Ia khawatir persoalan rivalitas dalam Pilkada yang lalu dibawa ke pemerintahan saat ini.

"Kalau di Pilkada yang lalu mungkin ada ketidaknetralan beberapa ASN, hendaknya sudah harus kembali ke wadah yang sebenarnya. “Bagaimana menutup lembaran yang lama dan membuka lembaran yang baru," katanya saat ditemui di Kantor DPRD Lumajang.

Dendam politik seharusnya sudah tidak ada. Semua ASN harus bersatu untuk menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya. "Dendam politik membuat ketidaknyamanan teman-teman kerja, mitra kerja," jelasnya.

Nur Hidayati menilai dinamika yang saat ini, apa yang dilakukan Bupati Thoriq memang luar biasa. Bupati melakukan itu untuk mewujudkan visi misinya. "Perlu improvisasi dalam memimpin dan juga perlu kreatifitas agar tercipta Lumajang yang hebat dan bermartabat," katanya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: