Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Lahan yang menjadi tempat pembuangan sisa kayu olahan terbakar. Tepatnya di RT 05 RW 01 Dusun Ketapang, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang. Karena kondisi medan yang berat, petugas membutuhkan waktu 6 jam untuk memadamkan, pada Jumat (21/9), malam.

Kebakaran lahan
Kebakaran lahan
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, awal mula kebakaran adalah, saat salah seorang membakar sebagian kayu olahan yang sudah tidak berguna sekitar pukul 11.00 WIB.

Kemudian Ia meninggalkan lokasi dengan api yang masih menyala untuk menunaikan sholat Jum’at. Namun beberapa jam kemudian api diketahui membesar dan merambat hingga membakar lahan tersebut dan sekitarnya.

Petugas dari BPBD Lumajang dan Pemadam Kebakaran yang mendengar informasi ini langsung menuju ke lokasi. Petugas mulai melakukan pemadaman pukul 15.45 WIB. Proses pemadaman cukup lama. Karena kondisi tiupan angin yang kencang dan lokasi pengambilan air yang jauh.

“Hingga pukul 18.00 WIB, upaya pemadaman dan pembasahan terus dilakukan dengan tambahan suplai air menggunkan tangki BPBD,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD, Muhammad Wawan Hadi Siswoyo.

Sekitar pukul 19.00 WIB, api masih menyala. Pemadaman terus dilakukan dan kobaran api sudah mulai berkurang. Baru sekitar pukul 21.00 WIB api dapat dipadamkan secara total. Atau membutuhkan waktu 6 jam.

“Api dapat dipadamkan dengan menghabiskan 10 tangki air,” jelasnya pada Memo Timur, Minggu (23/9).

Wawan menambahkan, dari peristiwa ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta. Kayu sengon sekitar 100 batang juga ikut terbakar. “Polusi asap saat itu juga menyebar ke pemukiman warga sekitaranya,” pungkanya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: