Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Peluang Kabupaten Lumajang untuk meraih Nirwasita Tantra Award 2018 terbuka lebar. Lumajang sudah masuk nominasi di tahun ini dan berkesempatan untuk meraihnya untuk ketiga kali secara beruntun. Setelah sebelumnya, di bawah kepemimpinan Bupati As'at Malik berhasil meraih pada 2016 dan 2017.

Plh Bupati Gawat Gawat dan jajaran melakukan pemaparan di Jakarta
Plh Bupati Gawat Gawat dan jajaran melakukan pemaparan di Jakarta
Plh Bupati, Drs. Gawat Sudarmanto sudah melakukan pemaparan pada tim juri atau panelis beberapa waktu lalu. Ada puluhan daerah yang masuk nominasi. Selanjutnya ada evaluasi lagi tim juri. Baru kemudian, diumumkan mana daerah yang layak meraih penghargaan ini.

“Selanjutnya dievaluasi oleh panelis, tentang apa yang sudah disampaikan oleh kepala daerah melalui presentasi,” kata Agus R. Rozaq., ST., MT, Kepala Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup dan Peran Serta Masyarakat (PLH PSM) Dinas Lingkungan Hidup Lumajang.

Dalam kesempatan itu, juga disampaikan bagaimana pengelolaan lingkungan hidup di Lumajang, status lingkungan hidup seperti apa. Termasuk apa yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan hidup.

“Apakah jumlah penduduk, transportasi, industri, dan lainnya yang dapat mempengaruhi lingkungan. Entah itu kualitas air, udara, atau penghijaun,” jelasnya pada Memo Timur.

Peluang untuk meraih penghargaan di bidang lingkungan hidup ini begitu besar, karena saat ini di nominasi Lumajang berada di urutan teratas. Dibandingkan dengan daerah lainnya, pengelolaan lingkungan hidup di Lumajang memang dinilai bagus. Kontribusi pemimpin daerah terhadap lingkungan hidup yang utama.

“Kalau kita optimis. Selain laporan kita bagus, kondisi lingkungan kita juga bagus jika dibandingkan dengan daerah lainnya,” katanya.

Ada 12 kabupaten/kota dan 12 provinsi yang masuk nominasi dalam penghargaan ini. “Setelah dinilai laporannya, lalu dilihat ranking laporan itu, kita nomor 1,” ungkapnya.

Dengan kondisi saat ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis dapat meraih penghargaan tersebut. Mengingat dari poin-poin penilaian saat di Jakarta, semuanya bisa terlaksana dengan baik di Lumajang. Meski ada sedikit hal yang perlu dibenahi lagi untuk menyempurnakannya. Salah satunya adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota.

“Ada salah satu yang kurang, RTH (Ruang Terbuka Hijau) di perkotaan, tatanan taman masih kurang,” jelasnya.

Selanjutnya, evaluasi dari panelis akan dilakukan. Rencananya tim panelis juga turun langsung ke Lumajang. Nirwasita Tantra Award adalah penghargaan yang diberikan kepada Kepala Daerah atas kepemimpinannya dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan, dan/atau program kerja sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: