Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Kekalahan dari Persiba Balikpapan di laga terakhir, seperti menjadi pukulan keras bagi Semeru FC. Pasalnya dengan hasil 0-2 di laga kandang itu, membuat peluang The Lava untuk lolos dari jeratan zona degradasi semakin berat. Hal ini membuat sang pelatih, Putut Wijanarko harus memutar otak untuk meraih poin demi poin di laga tersisa.

Pemain Semeru FC lawan Persiba Balikpapan
Pemain Semeru FC lawan Persiba Balikpapan
Kepada media, memang Putut menyayangkan dengan hasil laga terakhir, di Stadion Semeru, Minggu (9/9). Karena ini adalah laga kandang yang bisa dimanfaatkan oleh pemainnya untuk meraih poin. Tapi kekalahan yang didapat. Sebelumnya Semeru FC juga tidak dapat memaksimalkan laga kandang saat berjumpa Martapura FC. Hasil imbang 0-0 yang didapat.

“Pertandingan berjalan bagus. Banyak peluang namun kita tidak bisa cetak gol. Keberuntungan belum berpihak pada Semeru FC. Kita sudah lakukan yang terbaik dan maksimal,” jelasnya.

Setelah laga itu, Putut langsung memberi arahan pada para pemain. Evaluasi segera dilakukan pada tim. Namun Putut berusaha segera mungkin melupakan hasil tersebut. Ia akan fokus di laga-laga selanjutnya. Karena masih ada 7 laga tersisa. Diantaranya 2 laga kandang.

“Ada tujuh laga lagi. Kita lakukan yang terbaik lagi kedepan. Diintrospeksi lagi. Itu yang saya tekankan pada pemain seperti itu,” ungkapnya.

Putut masih optimistis Semeru FC bisa keluar dari zona degradasi dan bisa bertahan di Liga 2 musim depan. Karena masih banyak kemungkinan terjadi. Bukan hanya kesempatan meraih poin di kandang, tapi juga bisa mencuri poin di laga tandang.

Ia mencontohkan banyak tim yang bisa mencuri poin saat bertanding di Stadion Semeru. Jadi, bukan tidak mungkin Semeru FC juga bisa mendapat hasil menang atau imbang di kandang lawan.

“Tetap optimis, kita harus raih poin. Kita harus menang meskipun di laga away. Contohnya, terbukti Persiba bisa menang. Kita harus bisa seperti itu,” terangnya.

Dan laga yang paling dekat adalah melawan Mojokerto Putra dan Madura FC. Dua-duanya adalah laga tandang. Semeru FC sendiri masih menyisahkan dua laga kandang, yakni lawan PSS Sleman dan Gresik United.

Saat ini Semeru FC berada di posisi ke-10 dari 12 tim di wilayah timur. Terjerembab di zona degradasi bersama dua tim lainnya, yakni Gresik United dan Persiwa Wamena. The Lava mengkoleksi 13 poin hasil dari 15 laga. 4 kali menang, 1 kali seri, dan sisanya kalah. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: