Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Penutupan tempat hiburan malam terbesar di Lumajang Vision Vista memang jadi awal penertiban terhadap tempat-tempat semacamnya. Setelah tempat prostitusi yang juga sudah ditutup, kini tempat karaoke sudah mendapat peringatan keras dari pemerintah.

Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni. (fit)
Ditegaskan tempat karaoke yang masih nekat menyediakan pemandu lagu atau dikenal dengan purel serta menjual minuman keras (miras), bakal ditutup juga. Peringatan ini disampaikan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lumajang.

Penertiban tempat karaoke ini dilakukan, agar tidak memunculkan opini tebang pilih yang dilakukan pemerintah. Apalagi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq juga sudah berkomitmen, untuk tegas menutup tempat-tempat yang dijadikan ajang maksiat.

Untuk itu Satpol PP akan segera melakukan razia ke tempat-tempat karaoke untuk memastikan disana bebas dari purel dan miras. Jika masih ada, tentu ada peringatan terakhir hingga ancaman izinnya dicabut atau ditutup total.

"Kita akan lakukan operasi ke tempat-tempat keraoke, kita lihat disana," ucap Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni pada wartawan.

Selain itu, Satpol PP juga menunggu laporan mana tempat-tempat karaoke yang biasa menyediakan jasa purel dan menjual miras. "Tentunya nanti akan kita tindak tegas sesuai dengan perintah dari bupati," katanya.

Seperti diketahui, sudah menjadi rahasia umum, ada sejumlah tempat karaoke di Lumajang yang terang-terangkan menyediakan jasa purel dan menjual miras. "Penertiban dilakukan, demi menciptakan Lumajang menjadi daerah yang lebih kondusif," pungkas Basuni. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: