Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Semeru FC harus berjuang keras dalam pertandingan melawan Persiba Balikpapan, Minggu (9/9) sore di Stadion Semeru. The Lava butuh kemenangan untuk dapat keluar dari jeratan degradasi. Namun sayang, justru kekalahan yang dialami atas tim tamu dengan skor 0-2.

Pertandingan Semeru FC vs Persiba Balikpapan
Pertandingan Semeru FC vs Persiba Balikpapan
Sejak awal, pertandingan berjalan dengan tempo yang pelan. Kedua tim terlihat tidak terburu-buru untuk menusuk pertahanan. Semeru FC dan Persiba memilih untuk lebih banyak menguasai bola. Dan sekali-kali mencoba membokar pertahanan lawan.

Semeru FC harus tertinggal terlebih dulu dari tim tamu. Serangan rapi dari tim berjuluk Beruang Madu itu mampu menyulitkan pertahan Semeru FC. Sebuah peluang emas tercipta di jelang akhir babak pertama dan mampu dikonversi menjadi gol. Skor 0-1 untuk tim tamu menutup separuh pertandingan.

Di babak kedua berjalan, anak asuh Putut Wijanarko mencoba membalas ketertinggalan. Sejumlah pola serangan dibangun untuk bisa membobol gawang lawan. Tapi keasikan menyerang, malah tim tamu dapat menambah gol lewat serangan balik. Skor 0-2 untuk Persiba Balikpapan.

Ketertinggalan 2 gol nampaknya berefek pada para pendukung di tribun. Semeru Mania yang hadir begitu kecewa berat. Bahkan mereka bernyanyi dengan lirik untuk menyinggung pemain Semeru FC. Pasalnya, dengan kekalahan ini, tim kebanggaan Lumajang ini makin terpuruk di papan bawah dan terancam turun kasta ke Liga 3.

“Selamat datang, selamat datang, di Liga 3,” teriak para suporter. “Mainmu kurang sangar. Mainmu kurang sangar,” tambah mereka.

Oni dan kawan-kawan sebenarnya tidak berhenti berjuang meski ketertinggalan 2 gol. Beberapa skema serangan kembali coba dibangun. Namun pertahanan lawan yang bagus, semua serangan mental. Semeru FC pun gagal membalas kekalahan. Skor 0-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Ketua Semeru Mania, Giri Cemeng mengaku memang kecewa dengan hasil ini. Karena di hadapan pendukung sendiri, seharusnya banyak dimaksimalkan untuk meraih kemenangan. “Seharusnya di laga kandang kita bisa dapat poin,” katanya usai laga.

Ia membandingan permainan Semeru FC dengan musim lalu. Giri menyebut permainan justru lebih baik di musim sebelumnya. Untuk itu Giri ingin ada perbaikan di tim. Agar Semeru FC bisa bertahan di Liga 2 musim depan. “Jikapun harus ke Liga 3, namun tetap harus ada pembenahan di tim,” ungkapnya.

Meski sedang terpuruk di zona degradasi saat ini, Giri meminta Semeru Mania tetap bisa fokus mendukung. Ia tidak ingin suporter bernyanyi atau berteriak dengan kata-kata yang justru membuat mental pemain jatuh. “Tadi sudah saya ingatkan mereka, agar kita tetap fokus mendukung bukan malah membuat down pemain,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: