Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Sosialisasi dan Promosi Pelayanan KB Berkualitas era JKN Bersama Mitra Kerja 2018 kali ini digelar di Desa Condro, Kecamata Pasirian, Kamis (18/10). Anggota DPR RI Drs. Ayub Khan, M.Si hadir langsung untuk ikut dalam sosialisasi ini.

Ayub Khan dalam Sosialisasi dan Promosi Pelayanan KB Berkualitas era JKN
Ayub Khan dalam Sosialisasi dan Promosi Pelayanan KB Berkualitas era JKN
Ia kembali menyampaikan tentang bahaya pernikahan usia dini. Pasalnya di Lumajang hingga saat ini angkanya masih sangat tinggi. Bahkan di Jawa Timur, Lumajang masih dalam jajaran daerah dengan jumlah pernikahan dini yang tinggi.

Ayub Khan menyebut ada banyak resiko jika menikah di usia dini. Diantaranya selain resiko kematian ibu dan bayi adalah, resiko keharmonisan rumah tangga karena belum siap mental mereka.

“Tidak siap mental mereka bisa-bisa jadi sering bertengkar,” ujarnya.

Untuk itu upaya dalam menekan angka pernikahan usia dini terus dilakukan. Karena jika tidak, jumlah rata-rata kelahiran bisa sangat tingi. Bisa lebih dari 2 anak. Karena sejauh ini di Lumajang angka kelahiran masih bagus.

“Jika mereka menikah di usia dini akan menjadi pasangan di usia subur yang waktu lama. Kalau tidak dikawal bisa melahirkan banyak anak,” ucap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan Lumajang, Dr. Farida Alfawati, MPPM.

Padahal Pemerintah Kabupaten Lumajang mengklaim telah berhasil menjalankan program Keluarga Berencana (KB). Bahkan keberhasilan ini didapat selama 5 tahun terakhir atau sejak 2012.

Ada 2 indikator keberhasilan. Yakni rata-rata kelahiran di usia subur dan laju pengendalian penduduk tiap tahun. “Jadi kita lebih bagus dibanding dengan rata-rata di provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: