Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Diduga sebagai bandar sabu, Nur Buat bin Ratmadi (30), warga Dusun Umengan, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang pada Senin (22/10), petang di rumahnya.

Nur Buat saat dimintai keterangan
Nur Buat saat dimintai keterangan
Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang, diantaranya 2 plastik klip berukuran sedang, berisi sabu 4,52 gram dan 5,20 gram, juga mengamankan 3 plastik klip berukuran kecil, berisi sabu dengan rincian 2 plastik klip masing-masing berisi 0,26 gram dan satu lagi berisi 0,28 gram.

Selain itu tim Sat Resnarkoba juga mengamankan seperangkat hisap sabu yang masih ada sisa sabu, juga sebuah Hand Phone lengkap dengan kartunya. “Total sabu yang kami amankan sekitar 10,52 gram,” tutur Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH kepada Memo Timur.

Lanjut Kasat Resnarkoba, Nur Buat merupakan target operasi jajarannya sejak beberapa bulan kemarin. Namun, baru kali ini dia berhasil ditangkap lengkap dengan beberapa barang bukti (BB) sabu dan barang lainnya. “Hampir sebulan kami bersama anggota mengintai pelaku ini. Begitu masuk ke rumahnya, langsung kami gerebek dan berhasil,” ungkapnya.

Ketika dimintai keterangan terkait sejumlah barang yang turut diamankan itu, pelaku mengakui jika barang itu adalah miliknya. Seperangkat alat hisap sabu yang diketahui masih ada sisa juga diakui sebagai miliknya. “Pelaku mengaku bersalah karena bermain sabu,” ungkapnya lagi.

Karena terbukti melanggar pasal 114 (2) sub 112 (2) jo 127 (2) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Nur Buat ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di rumah tahanan Polres Lumajang. “Paling lama dipidana hukuman penjara 20 tahun,” pungkas kasat Resnarkoba.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: