Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Hingga hari ke-5, proses pencarian jenazah Saidin masih terus dilakukan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan, sampai Selasa (9/10) siang, pendaki yang tewas di Semeru itu belum ditemukan. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), proses pencarian dilakukan 7 hari atau terakhir pada Kamis (11/10).

Upaya pencarian jenazah Saidin
Upaya pencarian jenazah Saidin
“Proses pencarian kan mulai Jumat (5/10), jadi sesuai SOP batas akhir pencarian sampai hari Kamis,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik, Wawan Hadi Siswoyo pada Memo Timur.

Namun Ia berharap, secepatnya petugas gabungan yang terus berupaya melakukan pencarian, segera menemukan jenazah warga asal Brebes tersebut. “Kita berdoa semoga cepat ditemukan,” ujarnya.

Nantinya hingga 7 hari jenazah belum ditemukan, pencarian akan dihentikan dan ada evaluasi. Evaluasi ini untuk menentukan apakah ada tambahan waktu pencarian atau tidak. Tergantung keputusan selanjutnya.

“Nanti setelah pencarian dihentikan, kita evaluasi,” ucap Wawan.

Dalam evaluasi tersebut, pihak BPBD juga melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) karena petugas dari kedua pihak tersebut juga diterjunkan untuk membantu pencarian.

“Bahkan pihak keluarga korban juga akan kita ajak menentukan keputusan selanjutnya,” kata Wawan.

Ia menambahkan, dalam proses pencarian saat ini memang ada sejumlah kendala. Meskipun, Affan teman Saidin yang selamat juga dilibatkan dalam pencarian. Karena dia yang tahu lokasi kejadian meninggalnya korban. Tetapi petugas tetap kesulitan.

“Mungkin karena temannya masih trauma juga dengan kejadian tersebut,” ungkapnya.

Sekedar tambahan, Saidin bersama dengan Affan, melakukan pendakian dari jalur yang tidak resmi tersebut. Bukan dari Pos Ranu Pani. Kabar tewasnya Saidin baru dilaporkan pada Kamis (4/10) sore oleh Affan melalui kepala desa setempat. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: