Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Curi Hand Phone milik temannya, 4 pemuda berurusan dengan aparat kepolisian Polsek Senduro. 3 dari 4 pemuda tersebut berhasil ditangkap dan kini sudah mendekam di balik jeruji besi rumah tahanan (Rutan) Polsek Senduro.

Kapolsek Senduro, Iptu Joko Wintoro
Kapolsek Senduro, Iptu Joko Wintoro
Ketiga pelaku itu bernama Yonatan Adi Saputra dan Rico Hendra, keduanya warga Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro. Satu pemuda lagi adalah Ali, warga Desa/Kecamatan Senduro. “Yang belum tertangkap berinisial V, warga Desa Sarikemuning, Kecamatan yang sama. Dia masih diburu oleh unit Reskrim,” kata Kapolsek Senduro saat dikonfirmasi memo Timur, Kamis (4/10).

Pencurian HP terjadi pada Senin (24/10), sekitar pukul 23.00 WIB di rumah Yonatan, bermula korban dengan temannya bernama Andre diajak pesta minuman keras (Miras) oleh 4 pemuda itu, bertempat di rumah Yonatan. Sebelum minum, korban menaruh Hp nya di atas meja kemudin minum.

Tak lama kemudian, dalam kondisi sadar korban melihat HP miliknya sudah tidak ada. ketika ditanya kepada para pelaku mengaku tidak tahu. Tak mau HP miliknya hilang begitu saja, akhirnya korban melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Senduro.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh unit Reserse Kriminal, akhirnya kasus hilangnya HP milik korban berhasil diungkap dengan menangkap 3 dari 4 pemuda yang tak lain teman korban sendiri.

Menurut pengakuan ketiga pelaku, saat korban lengah juga dalam pengaruh alkohol, pelaku bernama V langsung mengambil HP milik korban, kemudian diserahkan kepada pelaku bernama Yonatan. Beberapa saat kemudian oleh Yonatan HP itu diserahkan kepada Ali lalu diserahkan kepada V dan oleh V diserahkan lagi kepada Yonatan lalu disembunyikan untuk dijual.

Akibat perbuatan nekat itu, ketiga pelaku oleh penyidik unit reskrim dijerat pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dipidana hukuman penjara maksimal 7 tahun. “V alias Tino dipastikan segera tertangkap, saat ini masih diburu,” terangnya.

Data yang diperoleh Memo Timur, pelaku bernama Yonatan merupakan residivis dalam kasus narkoba jenis pil koplo beberapa tahun kemarin.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: