Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Mengedarkan sediaan farmasi jenis pil warna putih berlogo Y dan pil warna kuning merk DMP yang trend disebut sebagai pil koplo, tanpa ijin dari pihak berwenang, Bimo Dwi Cahyo Gautama (24), warga Dusun Sumbergebang, Desa Gedang Mas, Kecamatan Randuagung, dibekuk tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lumajang.

Tersangka saat menunjukkan bb
Tersangka saat menunjukkan bb
Sejumlah barang yang berhasil diamankan petugas antara lain berupa 96 butir pil berlogo Y, 135 butir pil berlogo DMP dan sejumlah uang tunai, diduga hasil dari penjualan pil tersebut. Pil berlogo Y dan DMP sudah dalam kemasan siap edar.

“Bimo ini ditangkap tim Opsnal tak jauh dari rumahnya pada Jum'at (5/10), sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito kepada Memo Timur via teleponnya.

Dalam proses pemeriksaan Bimo kepada penyidik mengakui perbuatannya. Itupun kata dia nekat menjalani perbuatan melanggar hukum bermula dari iseng saja. Atas pengakuannya itulah penyidik langsung menetapkan Bimo sebagai tersangka, dengan dijerat pasal 196 sub 197 UURI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

“Sekarang Bimo sudah menjadi penghuni rumah tahanan Polres Lumajang. Paling lama Bimo dipidana hukuman penjara 10 tahun,” jelas Prio (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: