Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Gempa 4,4 skala richter (SR) menggoyang Blitar dan Malang, Senin (1/10) pagi. Atas kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengingatkan masyarakat, agar tidak termakan hoaks atau berita bohong yang kemungkinan bisa tersebar.

Pantai selatan
Pantai selatan
Pihak BPBD menyampaikan, dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi Geofisika (BMKG) daerah yang berbatasan dengan laut selatan diminta waspada. Karena diprediksi ombak tinggi hingga 4 meter akan terjadi.

Untuk itu BPBD telah meningkatkan antisipasi. Para relawan juga digerakkan di berbagai titik untuk memberikan sosialisasi pada masyarakat agar berhati-hati. Dengan harapan, masyarakat tidak gampang menerima informasi yang belum jelas kevalidannya.

“Jika ada informasi, selain dari pemerintah jangan dipercaya. Saya khawatir itu hoaks. Khawatir info untuk mengungsi, padahal tidak terjadi apa-apa,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo Senin (1/10).

Meski begitu, Ia ingin masyarakat tetap waspada dan hati-hati. Khususnya yang berada di pantai selatan. Wawan menegaskan, untuk gelombang tinggi memang masih bisa diprediksi. Namun untuk gempa tidak bisa diprediksi kapan terjadi.

“Kalau gempa tidak bisa diprediksi. Kalau ombak bisa, karena melihat arah angin dan sebagainya,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat, bisa memberikan info juga terkait kebencanaan pada pihak BPBD Lumajang. “Informasi sekecil apapun bisa dilaporkan ke BPBD. Nanti kita tindak lanjuti,” tegasnya pada Memo Timur. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: