Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Meski sudah beberapa kali dioperasi oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), nampaknya tidak membuat Pekerja Seks Komersial (PSK) di eks lokalisasi Dolog kapok. Karena sejumlah PSK kembali ditemukan menjajakan diri di tempat prostitusi yang ada di Kecamatan Sumbersuko tersebut.

Satpol PP Angkut 10 PSK
Satpol PP Angkut 10 PSK
Dari operasi yang dilakukan oleh petugas, Rabu (24/10) siang, ada 10 PSK yang berhasil diciduk. Kemudian mereka semua diangkut menggunakan mobil patroli dan dibawa ke Kantor Satpol PP untuk ditindak lanjut.

Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni menyampaikan, dari 10 PSK yang ditangkap ini, hanya 1 diantaranya yang merupakan warga asli Lumajang. Sementara 9 lainnya, adalah warga luar daerah.

“Ada yang dari Jember, Pasuruan, hingga Bandung,” katanya pada Memo Timur.

Para PSK yang ditangkap ini sebelumnya belum pernah terciduk oleh Satpol PP. Sehingga hanya dilakukan pendataan dan pembinaan saja terhadap mereka. Basuni menegaskan, jika tertangkap lagi akan ada tindakan yang lebih tegas. Yakni akan dibawa ke panti rehabilitasi di Kediri.

Alasan mereka berani kembali menjajakan diri di Dolog, kata Basuni karena dinilai sudah aman dan tidak ada operasi lagi dari Satpol PP. Sebelumnya, untuk sementara mereka ngontrak di kawasan yang tidak jauh dari Dolog.

“Kami mendapat laporan dari warga yang ada disana, katanya ada PSK yang kembali lagi. Sehingga kami lakukan operasi dan menangkap 10 PSK itu,” tegasnya. Selain petugas dari Satpol PP, operasi ini juga melibatkan petugas dari Unit Pelayanan dan Pengaduan Polisi Militer (UP3M) Lumajang dan Polres Lumajang. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: