Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Lumajang telah bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lumajang dalam penghimpunan dana zakat, infaq, dan sodaqoh. Dana yang terkumpul dari para guru itu diberikan kepada Baznas untuk disalurkan pada orang-orang yang membutuhkan.

Penyaluran dana zakat, infaq, dan sodaqoh untuk yatim dan duafa
Penyaluran dana zakat, infaq, dan sodaqoh untuk yatim dan duafa
Penyaluran dana tersebut dilakukan tiap bulan dalam kegiatan pengajian At-Tarbyah PGRI. Namun beberapa bulan terakhir, kegiatan itu vakum karena beberangan dengan adanya pesta demokrasi. Dan baru dimulai lagi Minggu (14/10) lalu di Masjid Baiturrohman, Desa/Kecamatan Pronojiwo.

Dalam kesempatan tersebut, Baznas Lumajang langsung menyalurkan dana yang terhimpun sebesar Rp 120 juta untuk anak yatim dan kaum duafa. Itu merupakan dana yang sebelumnya tidak tersalurkan selama 8 bulan.

“Karena semestinya, kita menyalurkan Rp 15 tiap pelaksanaan pengajian itu yang digelar tiap bulan di kecamatan yang berbeda,” ujar Sekretaris Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi pada Memo Timur, Senin (15/10).

Dana sebesar Rp 120 juta itu bukan hanya diberikan kepada penerima di Kecamatan Pronojiwo saja. Namun juga untuk penerima di 7 kecamatan lainnya yang seharusnya di bulan-bulan sebelumnya sudah mendapatkan.

“Sekaligus kita salurkan untuk kecamatan lainnya seperti Pasirian, Sumbersuko, dan lainnya,” ungkap Atok.

Lanjutnya, khusus dana untuk anak yatim, penerimannya difokuskan pada mereka yang masih duduk di bangku SD/SMP dan sederajat. “Karena mereka butuh sentuhan untuk pendidikan,” katanya.

Dalam kegiatan di Kecamatan Pronojiwo, Atok menyebut ada yang menarik. Karena untuk pertama kali juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML – Ir. Indah Amperawati, M.Si. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: