Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Lumajang terus berupaya mencari makanan khas yang bisa diunggulkan. Salah satu caranya adalah melalui Lomba Cipta Menu (LCM) Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) 2018, di Halaman Pemkab Lumajang, Selasa (2/10) lalu.

Ilustrasi
Wakil Bupati, Ir. Indah Amperawati, M.Si menyampaikan, melalui acara ini diharapkan bisa muncul makanan khas yang jadi pilihan untuk diunggulkan oleh Lumajang. Karena sampai saat ini, diketahui belum ada makanan khas yang bisa jadi identitas Lumajang.

Ia pun mengingatkan agar terus berkreasi dan berinovasi, sehingga PAD (Pendapatan Asli Daerah) dapat meningkat, sehingga pendapatan yang munculnya benar-benar dari potensi yang ada di Kabupaten Lumajang. “Saya dan pak Bupati akan terus mengangkat potensi-potensi yang ada di Kabupaten Lumajang ini,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Lumajang, Hj. Musfarinah Nuryati, M.Pd., menjelaskan bahwa LCM tersebut bukanlah semata-mata hanya untuk menentukan pemenang. Namun meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kualitas konsumsi pangan, sehingga dapat mendorong peningkatan konsumsi pangan sayur-mayur, buah-buahan, ikan, daging, dan umbi-umbian.

Hal itu, juga sekaligus mengurangi porsi makanan dari padi-padian sebagai sumber karbohidrat. Semua jenis komoditas pangan yang disebutkan itu dapat tumbuh subur di Kabupaten Lumajang.

“Melalui peran kaum ibu, saya berharap pemanfaatan dan pengelolaan lahan pekarangan untuk semakin dioptimalkan,” harapnya.

Plt Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Ir. Irita Rahayu Aryati, MMA., yang turut hadir, mengungkapkan untuk pemenang LCM tingkat Kabupaten/Kota, akan mengikuti LCM B2SA di tingkat Provinsi yang direncanakan pada tanggal 5-6 November.

“Upayakan jangan menggunakan produk impor, semaksimal mungkin menggunakan produk lokal dengan menunjukkan ciri khas Lumajang itu sendiri,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lumajang, Ir. Paiman melaporkan Lomba Cipta Menu itu, agar hasil dari olahan 21 resep dari masing-masing Kecamatan, bisa untuk dijadikan sebagai makanan khas masing-masing Kecamatan. Sebelum akhirnya salah satu diantaranya akan dijadikan makanan khas Kabupaten Lumajang.

Disamping itu, Tema LCM tersebut sangat sinergis dengan visi Lumajang, yaitu berdaya saing, makmur dan bermartabat. “Keluarga, lingkungan, desa, Kecamatan dan Kabupaten Lumajang bersatu, untuk sebuah kemajuan Lumajang,” ujarnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: