Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Upaya Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang back Up Unit Reskrim Polsek Klakah dalam mengungkap kasus penganiayaan berat yang terjadi di jalan pasar hewan Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, pada Minggu (21/10), sekitar pukul 18.30 WIB, dimana korbannya meninggal dunia membuahkan hasil.

foto pelaku dan foto korban
foto pelaku dan foto korban
Sebelum 1x24 jam, Tim Resmob berhasil mengamankan seorang kuli bangunan yang baru saja pulang merantau dari negeri jiran Malaysia, yang diduga kuat sebagai pelakunya. Kuli bangunan itu adalah Muhamad Saifullah (31), warga Dusun Clarak, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah.

“Muhamad Saifullah ditangkap Tim Resmob yang dipimpin Kasat Reskrim sendiri, di rumah kerabatnya di Desa/Kecamatan Klakah, Senin (22/10), sekitar pukul 17.45 WIB,” tutur Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara kepada Memo Timur, Selasa (23/10).

Sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dari tangan pelaku berupa 1 buah senjata tajam jenis celurit, lengkap dengan kerangka kulitnya, 1 unit pistol jenis Airshofgun, 1 unit sepeda motor Yamaha Vega Nopol L 3230 OZ dan pakaian. “BB yang diamankan dari korban 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit Nopol L 2407 BW,” ucapnya.

Dalam proses pemeriksaan kepada penyidik, Muhamad Saifullah ini mengaku marah dan dendam kepada korban, lantaran korban tega menyelingkuhi istrinya. Padahal kata Catur antara korban dengan pelaku masih ada hubungan keluarga. “Pelaku mengaku tega menghabisi korban, karena istrinya diselingkuhi,” ujarnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku yang mengaku pasrah dengan hukum dijerat dengan pasal 351 (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dipidana hukuman penjara paling lama 7 tahun. Informasi awal, rame yang mengatakan jika korban meninggal dunia akibat dikeroyok sekelompok orang tak dikenal (OTD).

Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif dikuatkan dengan fakta-fakta di lapangan juga keterangan saksi, akhirnya kasus tersebut terungkap dengan sebenarnya. “Pelaku tunggal Muhamad Saifullah. Menganiaya korban menggunakan sebilah celurit juga Airshofgun,” tegas Catur.

Berita sebelumnya, nahas menimpa pengendara sepeda motor bernama Satir (38), warga Dusun Clarak, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, harus meregang nyawa akibat luka bacok pada bagian punggung, lengan serta bagian mulutnya yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTD).

Satir ditemukan warga terkapar di jalan, tak jauh dari pasar hewan Desa Kebonan, pada Minggu (21/10), sekitar pukul 18.30 WIB, dalam kondisi tak sadarkan diri dan mandi darah.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: