Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Upaya menekan aksi kriminalitas jalanan, seperti pencurian sepeda motor dengan kekerasan alias Begal, terus dilakukan oleh tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Kriminal Polres Lumajang. Pada Rabu (10/10) pagi, Tim Resmob berhasil menggulung 4 pelaku begal sadis dengan tindakan tegas terukur, mereka berinisial S, W, D dan A.

Pelaku begal setelah mendapatkan perawatan medis
Pelaku begal setelah mendapatkan perawatan medis
"4 pelaku begal ini terpaksa ditindak tegas dengan tembakan terukur pada salah satu kakinya, karena selain berusaha kabur juga menyerang petugas saat hendak ditangkap," ungkap Kasat Reskrim, AKP Hasran, SH, M.Hum ketika dikonfirmasi.

Dari penangkapan pelaku begal sadis yang tidak segan-segan melukai korban sasaran kejahatannya, Tim Resmob berhasil mengamankan sedikitnya 8 unit sepeda motor, diantaranya 3 unit Honda Beat, 2 unit Honda Vario 125, 1 unit Honda Scoopy, 1 unit Honda Karisma dann 1 unit Honda CBR 150.

Menurut pengakuan pelaku kata HasraƱ, komplotan begal itu telah beraksi di 5 Tempat Kejadian Perkara (TKP) diantaranya 2 TKP di wilayah hukum Polres Lumajang 3 TKP lagi di wilayah hukum Polres Jember. Kasus ini kata Hasran masih terus dikembangkan berharap ada TKP lain.

Hasran juga menyampaikan Tim Resmob juga mengamankan 2 orang laki-laki yang diduga sebagai penadah sepeda motor hasil kejahatan ke empat pelaku begal tersebut. Saat ini ke empat pelaku begal dan kedua orang yang diduga sebagai penadah masih menjalani proses pemeriksaan penyidik Sat Reskrim.

Tertangkapnya komplotan pelaku begal termasuk penadah sepeda motor curian ini bermula dari kejadian aksi pencurian sepeda motor dengan kekerasan alias begal TKP Jatiroto. Berkat kerja sama Tim Resmob bersama unit Reskrim Polsek Jatiroto juga Polsek Randuagung akhirnya tidak hanya berhasil mengungkap aksi begal TKP Jatiroto saja, melainkan juga TKP Sukodono dan 3 TKP Jember.

"Kami belum bisa memberikan identitas begal dan penadah seca detail karena kasus ini masih dalam proses pengembangan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Jember," pungkas Hasran.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: