Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Operasi Zebra 2018 yang dimulai dari 30 Oktober sampai dengan 12 November mendatang juga sebagai upaya cipta kondisi Operasi Lilin tahun 2018 dalam rangka pengamanan Natal tahun 2018 dan tahun baru 2019 yang tinggal 2 bulan lagi.

Petugas saat melakukan pemeriksaan
Petugas saat melakukan pemeriksaan
Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Hendry Ibnu Hindarto, SH, S.IK melalui Kanit pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali), Ipda Mariyanto saat dikonfirmasi Memo Timur pada Jum’at (2/10), sekitar pukul 10.00 WIB, di kantornya.

Lanjut Mariyanto, sasaran operasi Zebra tahun ini adalah pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang dan pengemudi masih di bawah umur.

“Khusus pelajar kami toleransi, selama menggunakan helm pengaman dan sepeda motor yang dikendarai lengkap dan tidak protolan,” katanya.

Kanit Turjawali juga menuturkan, selama 4 hari dilaksanakan Operasi Zebra sedikitnya ada 732 kendaraan yang ditindak tegas dengan surat tilang karena melakukan pelanggaran dengan rincian 533 kendaraan roda dua sedang selebihnya 199 kendaraan pribadi dan truck.

Untuk pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor terbanyak adalah tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) juga melawan arus. Sedang pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan pribadi tidak menggunakan sabuk pengaman.

Beberapa truck ditilang karena saat diperiksa kelengkapannya oleh petugas diketahui SIM dan Uji Kir kendaraannya mati. “Ada beberapa sopir kami tilang karena mengemudi sambil menggunakan handphone Mas,” ungkapnya.

Masih kata Kanit Turjawali, dalam pelaksanaan Operasi Zebra Satuan Lalu Lintas melibatkan semua personil Sat Lantas diback Up personil gabungan Polres Lumajang semisal unit Sabhara juga unit Propam. Selama 4 hari Operasi Zebra, pihaknya masih fokus di jalan wilayah kota dan beberapa ruas jalan yang disinyalir rawan terjadi kecelakaan juga kemacetan.

“Jalan pedesaan yang dinilai sering terjadi kecelakaan juga menjadi sasaran sebagai lokasi operasi Zebra,” pungkas Ipda Maryanto.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: