Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan II Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, di Hall Galaxy Klapan dalam Rapat Pleno Terbuka, Senin (12/11).

Rapat Pleno Terbuka KPU Lumajang
Rapat Pleno Terbuka KPU Lumajang
Ada beberapa data menarik dalam penetapan DCT kali ini. Diantaranya banyak pemilih baru yang akan menyampaikan hak suaranya pada Pemilu mendatang. Di sisi lain ada ribuan pemilih dicoret atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Dari data yang ditetapkan oleh KPU, ada 20.191 pemilih baru, dengan rincian 10.276 laki-laki dan 9.915 perempuan. Jumlah terbanyak pemilih baru berada di Kecamatan Lumajang yang mencapai 2.434 dengan rincian 1.204 laki-laki dan 1.230 perempuan.

Sementara dari pencoklitan yang sudah dilakukan, ada 4.572 pemilih yang harus masuk daftar Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dengan rincian 2.279 laki-laki dan 2.279 perempuan. Jumlah terbanyak juga berada di Kecamatan Lumajang mencapai 527 orang, dengan rincian 264 laki-laki dan 263 perempuan.

“Yang TMS itu paling banyak karena meninggal dan data ganda,” kata Divisi Perencanaan dan Data KPU Lumajang, Syamsul, SPd pada Memo Timur. Sementara total pemilih di Lumajang mencapai 837.504 dengan rincian 408.649 laki-laki dan 428.855 perempuan.

Penetapan DCT ini juga sudah final dan tidak boleh ada intervensi lagi di tingkat kabupaten. Pasalnya dari pihak terkait seperti Banwaslu, partai politik, calon DPD, dan pilpres di Lumajang sudah menyepakati.

Namun jika ada perubahan dari pusat, baru bisa dilakukan. Untuk hal ini KPU Lumajang masih menunggu instruksi dari KPU RI atas data yang ada. “Apapun yang terjadi kita menunggu. Jika dari pusat ada yang diperbaiki, akan kita laksanakan,” ujar Syamsul.

Data ini kemudian akan diserahkan KPU Jatim untuk diplenokan di tingkat provinsi, Selasa (12/11). Namun Ia berharap data sudah beres dan tidak ada perubahan lagi nantinya. Karena pencoklitan dilakukan secara maksimal dan sesuai arahan dari KPU RI.

“Harapannya data ini benar-benar valid. Dan Alhamdulillah inilah data yang bisa kita sampaikan,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: