Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Sebelum resmi menjabat di Lumajang, Kapolres AKBP DR. Muhamad Arsal Sahban SH., SIK., MH., MM sudah lebih dulu mengumpulkan informasi apa saja permasalahan yang ada di Lumajang untuk Ia selesaikan. Hasilnya ada tiga permasalahan khusus yang hingga kini membayangi warga Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Arsal
Kapolres Lumajang AKBP Arsal
Tiga permasalahan itu adalah pencurian hewan ternak, begal, dan tambang pasir. Benar saja, tiga yang disebutkan tersebut memang selama ini masih menjadi permasalahan khusus bagi Lumajang yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Untuk itu ketika sudah resmi menjabat sebagai kapolres, Ia langsung melakukan aksi agar permasalahan ini bisa segera benar-benar teratasi. Ada sejumlah upaya yang Ia lakukan bersama jajarannya untuk dapat membuat warga Lumajang lepas dari tiga permasalahan tersebut.

Diantaranya adalah dengan melakukan upaya persuasif. Kapolres langsung terjun ke masyarakat untuk berdialog dengan mereka. Sehingga dapat dengan mudah didapat informasi serta akar permasalahannya.

Untuk permasalahan hewan ternak yang terjadi di Lumajang bagian utara, Ia sudah melakukan pemetaan mana saja daerah yang paling rawan. “Termasuk dimana desa pelakunya, kelompok-kelompok pelakunya. Sehingga kami melakukan tindakan kepolisian di sana,” ucapnya.

Sedangkan untuk begal, Ia juga mengerahkan jajarannya untuk lebih giat lagi dalam berpatroli. Bahkan ada patroli khusus yang Ia sebut dengan Operasi Senja. Karena dilakukan di waktu senja, utamanya di daerah yang rawan.

“Kita juga berencana melakukan pemasangan kamera pengintai,” terang kapolres.

Sementara untuk permasalahan tambang pasir. Salah satunya adalah penutupan jalur kendaraan pengakut pasir. Ia sudah berusaha mengondisikan warga yang berhadapan dengan polemik itu lantaran dampak kendaraan tambang yang dianggap merugikan.

Kapolres datang ke lokasi, untuk berbicara dan mendengarkan apa yang jadi keluhan serta apa yang diharapkan mereka. “Dari situ kita kemudian dapat menemukan solusi yang benar-benar win-win solution,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: