Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur kembali memberikan sosialisasi pada warga Lumajang. Pada Kamis (1/11), ada dua lokasi yang dikunjungi. Yakni Desa Karanglo, Kecamatan Kunir dan Desa Grati, Kecamatan Lumajang.

Sosialisasi dan Promosi Pelayanan KB Berkualitas
Sosialisasi dan Promosi Pelayanan KB Berkualitas
Dalam kesempatan ini, kembali disampaikan pada masyarakat pentingnya Program KB. Khususnya bagi pasangan suami istri, agar memiliki 2 anak saja. Untuk mencegah kehamilan lagi, dianjurkan menggunakan alat KB atau kontrasepsi.

Ada banyak jenis alat kontrasepsi yang bisa digunakan masyarakat. Namun diingatkan pada ibu-ibu yang sudah berusia di atas 40 tahun untuk tidak menggunakan jenis suntik, pil, dan juga implan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan Lumajang, dr. Farida Alfawati MPPM yang juga hadir untuk memberikan sosialisasi pada kesempatan itu, menyampaikan alasan bahaya menggunakan 3 jenis alat kontrasepsi tersebut.

“Usia 40 tahun ke atas tidak boleh pakai itu. Karena pada usia ini, tekanan darah meningkat,” jelasnya.

Sehingga dikhawatirkan ada efek samping yang nantinya justru bisa berdampak buruk pada penggunanya. Sehingga dianjurkan bagi ibu-ibu untuk pilih jenis alat kontrasepsi yang lainnya. Diantaranya bisa menggunakan IUD, yakni plastik berbentuk T seukuran uang logam yang ditempatkan di dalam rahim.

“Atau mungkin bagi ibu-ibu yang sudah punya dua anak dan tidak ingin punya anak lagi bisa ikut MOW (Metode Operasi Wanita),” ujar Farida. MOW adalah cara kontrasepsi dengan tindakan pembedahan pada saluran telur wanita.

Di kesempatan yang sama, Kabid KB-KR BKKBN Prov. Jatim, Waluyo Ajeng Lukitowati S.St MM menyampaikan, bukan hanya istri saja yang harus menggunakan alat kontrasepsi. Namun suami juga bisa.

Selain kondom, suami juga bisa ikut MOP (Metode Operasi Pria), yakni kontrasepsi jenis sterilisasi melalui pembedahan dengan cara memotong saluran sperma. “Yang ikut MOP adalah bapak yang luar biasa. Yang menyayangi istrinya,” kata Waluyo Ajeng. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: