Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Ada fenomena yang tidak biasa ditemukan dalam pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Lumajang. Banyak peserta yang kedapatan bawa jimat. Sehingga jimat yang dibawapun harus diamankan petugas, karena tidak boleh dibawa masuk ke ruang ujian.

Petugas mengamankan barang bawaan peserta, termasuk jimat
Petugas mengamankan barang bawaan peserta, termasuk jimat
Seperti diketahui, sebelum masuk ke ruang ujian, para peserta harus menunggu di ruang steril terlebih dulu. Saat masuk ke ruangan ini, ada petugas yang memeriksa setiap peserta. Untuk memastikan tidak boleh membawa barang apapun selain identitas diri dan kartu ujian.

Petugas dari kepolisian dan Satpol PP memeriksa tiap peserta dengan ketat. Dari ujung rambut hingga ujung kaki. Petugas juga menggunakan alat pendeteksi logam. Bukan hanya alat komunikasi, alat tulis hingga tisu pun juga diamankan oleh petugas.

Selain itu, tidak sedikit pula peserta yang kedapatan membawa jimat. Setiap sesi ujian, selalu ada jimat yang diamankan oleh petugas. Ada yang ditemukan disimpan dalam sabuk, saku, hingga di dalam bra.

“Jimat selalu ditemukan setiap hari oleh petugas. Setiap hari, setiap sesi selalu ada,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang, Drs. Nurwakit Ali Yusron, M.AP pada sejumlah wartawan, Selasa (6/11).

Jimat yang dibawa oleh peserta memang harus diamankan oleh petugas. Hal ini sesuai dengan aturan ujian, karena termasuk barang yang tidak boleh dibawa masuk. Peserta pun mentaati aturan ini, dan bersedia jimatnya diamankan petugas.

“Mereka tidak melawan. Karena jimatnya kita amankan, dititipkan jadi bisa diambil lagi kalau pulang,” ujarnya saat ditemui di Kantor BKD Lumajang yang menjadi lokasi tes CPNS.

Ada banyak jenis jimat yang diamankan oleh petugas. Diantaranya yang berhasil ditemukan adalah dalam bentuk gula, kembang kantil, keris kecil, lafal, semar kuningan, kemudian ada bungkusan yang dililit lakban.

Nurwakit menambahkan, ada 7.939 pendaftar tes CPNS di Lumajang. Kemudian yang tidak lolos administrasi ada 406 orang. Tes dilaksanakan setiap hari. Ada 5 sesi dalam sehari, kecuali Jumat ada 4 sesi. Setiap sesi ada 100 orang peserta. Sementara lowongan yang tersedia hanya 471 formasi. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: