Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML menyampaikan, demi menuju Lumajang bermartabat, Ia sudah menutup beberapa tempat-tempat maksiat. Penutupan dilakukan diantaranya untuk melindungi anak-anak Lumajang.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML.
Ia menegaskan, karena dengan adanya tempat-tempat maksiat, bisa sangat berdampak negatif pada anak anak. “Tidak boleh ada tempat maksiat, kita semua punya anak - anak, kita semua hidup bermasyarakat tidak ingin anak - anak kita terjerumus di tempat tempat maksiat,” katanya.

Hal ini Ia sampaikan saat menghadiri acara Haul Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pondok pesantren Raudlotur Rochmaniyah, Desa Suko, Kecamatan Lumajang, Minggu (18/11).

Thiriq menyampaikan, komitmen tersebut sudah Ia buat sebelum dilantik menjadi bupati. “Saya putuskan dan harus dijalankan siapapun oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang, adalah yang pertama bahwa Lumajang tidak boleh ada tempat maksiat,” tegasnya.

Bupati tidak ingin, anak-anak di Lumajang tidak mempunyai moral. Ia tidak ingin anak - anak kita menjadi anak yang tidak mempunyai akhlak. “Tidak ingin anak-anak kita melihat ada tempet-tempat maksiat yang nanti akan menjadi contoh bagi mereka,” ujarnya.

Bahkan Ia menegaskan, tidak boleh ada tempat maksiat berdiri dimanapun di wilayah Lumajang. “Tidak boleh, wes neng ndi ae, gak pandang bulu, saya melarang berdirinya tempat maksiat,” tegasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: