Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Polemik penutupan akses truk pasir di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro oleh warga akhirnya dapat teratasi. Akses tersebut benar-benar ditutup hingga saat ini. Truk pasir dilarang melintas di sana. Petugas gabungan pun senantiasa berpatroli, agar tidak ada polemik yang kembali terjadi.

Petugas berpatroli di akses truk pasir
Petugas berpatroli di akses truk pasir
Saat ini truk pengakut pasir dari Desa Jugosari akhirnya semuanya harus lewat Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh. “Semuanya lewat Bondeli, kalau masuknya truk kosongan lewat Desa Panggung Lombok,” kata Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni pada Memo Timur, Rabu (28/11).

Kemudian ada jam operasional yang diperketat. Batas waktu terakhir truk boleh masuk adalah pukul 5 sore. Kemudian batas waktu akhir truk keluar adalah pukul 7 malam. “Setelah jam tersebut, ada portal yang ditutup oleh masyarakat,” terangnya.

Lanjut Basuni, tidak ada permasalahan jika truk pasir melalui Dusun Bondeli hingga jalan raya. Saat petugas gabungan melakukan patroli, juga sekaligus mengecek kelengkapan dokumen yang harus dibawa.

Sejauh ini menurutnya sopir truk pasir sebagian besar sudah patuh dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. “Semua sudah mengikuti aturan, mereka sudah bawa kartu kendali,” pungkas Basuni. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: