Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Penyalah gunaan Narkoba merupakan masalah nasional juga internasional yang bisa merusak dan mengancam berbagai aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara. Bahkan bisa menghambat pembangunan nasional.

Pelaku Okerbaya
Pelaku Okerbaya
Penyalah gunaan Narkoba belakangan ini cenderung mengalami peningkatan. Untuk menekannya Polres Lumajang melalui Satuan Reserse Narkoba gencar melakukan operasi dan pengungkapan kasus Narkoba baik itu Obat Keras Berbahaya maupun jenis Sabu.

Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandito, SH kepada Memo Timur melalui Paur Subbag Humas, Ipda Catur Budi Bhaskara menuturkan bahwa pada Jumat (23/11), sekira pukul 23.15 WIB, unit Opsnal Sat Resnarkoba berhasil mengamankan Fangky Oki Saputra (18), warga Dusun Joho, Desa/Kecamatan Pasirian, diciduk di rumahnya karena diduga menjual Obat Keras Berbaya.

Setelah dilakukan penggeledahan, unit Opsnal berhasil menemukan plastik klip berukuran kecil berisi 50 butir pil berlogo Y dan uang tunai sebesar 94 ribu yang diduga uang hasil penjualan Okerbaya.

“Fangki tidak bisa mengelak, karena saat digeledah, anggota menemukan barang bukti pil berlogo Y itu,” kata Kasat Resnarkoba.

Setelah semua diamankan oleh anggota, Fangki terus dibawa ke Polres Lumajang untuk dimintai keterangan seputar Okerbaya tersebut. Dia kepada penyidik mengakui jika pil berlogo Y adalah miliknya. Dia juga mengatakan Okerbaya itu dibeli dari seseorang yang kini dalam penyelidikan.

“Kasus penyalah gunaan Okerbaya ini terus dikembangkan guna mengungkap jaringannya. Fangki dijerat pasal 197 sub 196 UURI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan sudah ditahan di Rutan Polres Lumajang,” ungkapnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: