Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Kapolres Lumajang, AKBP DR. Muhamad Arsal Sahban SH., SIK., MH., MM nampaknya serius dalam memberantas hoaks atau berita bohong. Ia tidak ingin ada hoaks yang tersebar di Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Muhamad Arsal Sahban
Kapolres Lumajang, AKBP Muhamad Arsal Sahban
Bahkan Ia mengancam pelaku hoaks jika sampai berani membuat keresahan di Lumajang. “Jangan sampai ada berita hoaks yang Saya dengar di wilayah hukum Polres Lumajang,” katanya, Selasa (27/11).

Untuk menangkal hoaks di Lumajang, dirinya sudah memerintahkan semua jajarannya, khususnya para kapolsek agar bisa mengantisipasi adanya hoaks. “Saya sampaikan kepada kapolsek agar diteruskan ke seluruh bhabinkamtibmas, supaya bisa meredam sedini mungkin adanya hoaks,” ujar kapolres.

Hal ini dilakukan karena Polres Lumajang menilai saat ini banyak terjadi perang opini antar pengguna media internet akhir-akhir ini. Dan itu makin lama dilihat makin membahayakan. Pasalnya, banyak yang memberikan opininya tanpa fakta yang ada di lapangan.

“Hal inilah yang menyebabkan hoaks cepat menyebar. Ini sangat berbahaya, karena juga dapat membuat rusuh suatu keadaan yang awalnya kondusif menjadi kacau balau,” terangnya.

Ada banyak faktor kenapa berita bohong bisa dengan mudah menyebar. Salah satunya adalah kurangnya pemahaman masyarakat akan suatu masalah. Ditambah warganet Indonesia yang sepertinya sok tau.

“Hal itu yang membuat mereka langsung menyebarkan suatu konten tanpa dipahami terlebih dahulu isi yang asli seperti apa,” tegas kapolres.

Langkah awal yang harus dilakukan kepolisian untuk mengantisipasi hoaks, adalah langsung melakukan pengecekan. “Kalau kapolsek mendengar di masyarakat ada isu miring, silahkan agar segera datangi langsung ke lapangan. Kita minimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan,” pungkas AKBP Arsal. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: