Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Jambore Pasraman Jawa Timur 2018, digelar 17-18 November 2018 di Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang, Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 perwakilan dari Kabupaten/Kota di Jawa Timur, tingkat SD hingga SMA.

Pembukaan Jambore Pasraman
Pembukaan Jambore Pasraman
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., Sabtu (17/11) malam. Pasraman adalah salah satu bentuk pendidikan dalam pengembangan ketrampilan, karakter anak dan pelestarian kebudayaan pada jalur non formal pada Agama Hindu.

Ketua PHDI Jatim, Ir. I Nyoman Anommediana, M. Pdh., menyampaikan, bahwa kegiatan itu sangat bermakna untuk mempersatukan bangsa. Ia berharap, dengan mengikuti pasraman para peserta akan memiliki karakter dan budi pekerti luhur.

“Acara ini bermakna untuk mempersatukan bangsa. Semoga anak-anak kita memiliki karakter yang berbudi luhur, dan berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu, Edi Sumiyanto, S.Ag., mengatakan kegiatan itu, bertujuan untuk meningkatkan moral dan budipekerti, solidaritas dan kekeluargaan, persatuan dan kesatuan, serta melestarikan dan mengembangkan semangat perilaku hidup sehat lahir dan batin.

Sementara Bupati mengaku bangga karena Kabupaten Lumajang tahun ini menjadi tuan rumah. Menurutnya pendidikan agama, akan memberikan nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan.

Saat ini, masyarakat dihadapkan dengan permasalahan terkait kenakalan remaja. Oleh karena itu, nilai agama mampu mengintervensi, agar generasi muda memiliki karakter yang baik. “Kita hari ini tantangannya kenakalan muda, kegiatan semacam ini diharapkan mampu menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan karakter, sebagai intervensi untuk generasi muda ke arah yang lebih baik,” ujarnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: