Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul, Haq, M.ML memiliki program pemberdayaan para santri di semua pondok pesantren (ponpes). Ia menginginkan setiap ponpes memiliki Badan Usaha Milik Pesantren (BUM-Tren).

Bupati Lumajang Thoriqul, Haq, M.ML
Bupati Lumajang Thoriqul, Haq, M.ML
Kemudian, tiap ponpes diharapkan memiliki satu usaha atau produk yang menjadi unggulannya serta berbeda dengan ponpes lainnya. “Misalnya ponpes ini memproduksi sarung, jadi yang lainnya tidak boleh memproduksi sarung, harus yang lainnya,” ungkap bupati.

Lanjutnya, ponpes lain misalnya bisa mendirikan usaha persewaan keperluan acara. Seperti sound system, tenda, kursi yang representatif. “Kan tiap ponpes pasru sering ada acara, jadi kalau butuh sewa, bisa mnyewa ke ponpes yang memiliki usaha itu. Ini bisa jadi ekonomi yang produktif,” ucapnya.

Ide lainnya yang ditawarkan bupati adalah usaha katering. Setiap acara ponpes yang butuh konsumsi bisa memesan di ponpes yang memiliki usaha tersebut. “Kenapa tidak dikelola oleh pesantren saja. Sehinga semua produktif. Bayangkan omset yang bisa didapat. Ini pilot project kami,” ujarnya.

Untuk pengelolaan Bum-Tren ini, bupati menegaskan akan mendukung penuh. Agar ponpes yang ada di Lumajang bisa lebih mandiri tentunya. Bukan hanya melibatkan santri saja, didalam BUM-Tren ini ponpes juga bisa menggandeng masyarakat yang ada disekitarnya.

“Kita berikan bantuan usaha, berikan peralatan, program pelatihan,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: